Berita Nasional
SOSOK yang Jebloskan Maaher At-Thuwailibi ke Polisi, Reaksi Husin Shihab Saat Tahu Maaher Meninggal
Husin Shihab akhirnya turut angkat bicara perihal meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata di dalam penjara.
TRIBUNJAMBI.COM,JAKARTA - Jadi sosok paling disorot karena diketahui sebagai pelapor kasus Maaher At-Thuwailibi soal kasus ujaran kebencian.
Husin Shihab akhirnya turut angkat bicara perihal meninggalnya Ustaz Maaher At-Thuwailibi alias Soni Eranata di dalam penjara.
Seperti diketahui, Husin Sihab sebelumnya melaporkan Maaher terkait kasus penghinaan terhadap Habib Luthfi bin Yahya.
Husin Shihab dalam akun Twitternya menyampaikan dukacita kepada pihak keluarga yang ditinggalkan.
Ia berdoa agar dosa Ustaz Maaher diampuni.
• Mendiang Maaher At-Thuwailibi Derita Infeksi TB Usus, Apa itu? Ini Gejala yang Sering Dialami
• Suasana Haru Pemakaman Maaher At-Thuwailibi, Yusuf Mansur Usap Kepala Putra Almarhum Tuai Sorotan
• Polri Enggan Sebut Penyakit Maaher At-Thuwailibi : Sensitif, Bisa Buat Nama Baik Keluarga Tercoreng
Husin juga menyebut, perkara Maaher di dunia kini telah selesai.
"Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun. Turut berduka cita kepada keluarganya. Perkara Maher di dunia telah selesai. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosanya dan diterima amal baiknya. Alfateha.." tulis Husin Shihab dilihat Wartakotalive.com pada Selasa (9/2/2021).
Husin meminta, agar kematian Ustaz Maaher tidak digoreng atau dituding sebagai upaya penzoliman terhadap ustaz muda yang punya ciri khas berbicara keras itu.
"Luar biasa, Maher akui salah dan bilang sbg pembelajaran bukan dikriminalisasi. Semoga Maher husnul khotimah. Kita berharap tdk ada lagi yg menggoreng Maher didzolimi polisi atau pelapor!," imbuhnya.
Pada kesempatan sebelumnya, Husin Shihab menerangkan alasannya melaporkan Ustaz Maaher ke pihak kepolisian.
Habib Husin Shihab mengatakan bahwa pelaporan tersebut didasari dari keresahan terhadap banyaknya penceramah yang sering melontarkan ujaran kebencian.
• Istri Rela Dijual Suami Main Bertiga hingga 6 Jam, Sekarang Nyesal Ingat Anak: Pelanggan Cuma Nonton
• Syarat dan Cara Dapat Subsidi KPR BP2BT Rp 40 Juta dari Pemerintah saat Kredit Rumah
• Promo Indomaret Hari Ini 9 Februari 2021, Minyak Goreng Rp21.300, Hand Sanitizer 100ml Rp7.900
"Upaya kita melaporkan Maher tujuannya supaya ada efek jera dan berhati2. Jgn mentang2 bisa ceramah dan punya gelar Habib, Kyai, Ustad lalu melontarkan ujaran kebencian dan hinaan kpd oranglain atau kelompok yg dapat memicu konflik antar anak bangsa," cuit Habib Husin Shihab dalam akun @husinshihab pada Jumat dini hari, 4 Desember 2020.
Ustaz Maaher sendiri dilaporkan karena diduga melakukan penghinaan Habib Luthfi bin Yahya karena screenshot reply lama di Twitternya.
Tangkapan layar reply tersebut merupakan respon kepada akun @GundulAdul yang dituliskan Ustaz Maaher melalui akun twitter resminya @ustadzmaaher_, dengan kalimat yang diduga mengarah pada hinaan:
"Iya tambah cantik pake Jilbab.. Kayak Kyai nya Banser ini ya..," tulis Ustaz Maaher dengan ditampilkannya foto Habib Luthfi bin Yahya.
Meninggal di Rutan Mabes Polri

Diberitakan sebelumnya, Ustaz Maaher at Thuwailibi meninggal dunia di rutan Mabes Polri, hari ini, Senin (8/2/2021).
Djuju Purwantoro Kuasa Hukumnya, menyebut Ustaz Maaher at Thuwailib meninggal dunia pada pukul 19.00 WIB.
Saat ini Ustaz Maaher at Thuwailib telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.
"Iya betul berita itu, beliau meninggal sekitar jam 7 malam tadi di Rutan Mabes Polri. Sekitar jam 8 sudah dibawa ke RS Polri. Bada Isya, saat ini saya lagi ke RS Polri Kramat Jati," kata Juju ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (8/2/2021).
Juju menjelaskan bahwa Ustaz Maaher at Thuwailib meninggal dunia karena sakit.
Di mana pada sekira seminggu lalu kembali dari RS Polri karena dirawat atas sakitnya.
"Tiga hari lalu kasusnya sudah dilimpahkan ke Kejaksaan, hari Kamis saya sudah kirimkan surat agar yang bersangkutan kembali dirawat di RS UMMI Bogor atas permintaan keluarga," katanya.
Sementara itu, Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono membenarkan bahwa Ustaz Maaher at Thuwailib meninggal dunia.
"Benar, karena sakit," katanya singkat ketika dikonfirmasi.
Pemakaman Ustaz Maaher

Ustaz Maaher at Thuwailibi rencananya akan dimakamkan pada hari ini Selasa (9/2/2021) siang.
Pemakaman Ustaz Maaher at Thuwailibi akan dilakukan di Pondok Pesantren Daarul Quran, Cipondoh, Tangerang, Banten.
Pondok Pesantren Daarul Quran tempat dimakamkannya Ustaz Maaher at Thuwailibi merupakan milik Ustaz Yusuf Mansur.
Di mana sebelumnya juga menjadi tempat dimakamkannya Syekh Ali Jaber.
Informasi itu diunggah di akun Instagram @yusufmansurnew.
Namun, Ustaz Yusuf Mansur meminta agar tidak perlu turut ke pemakaman Ustaz Maaher at Thuwailibi karena masih dalam kondisi pandemi covid-19.
"Beliau dimakamkan di Ponpes Daqu jam2 11/zuhur pagi ini. Tp kwn2 ga usah ke Ponpes Daqu. Msh suasana covid. Doain aja. Dari masing2 tempat," tulis Yusuf Mansur.
Profil
Dikutip dari Wikipedia, nama asli Maaher adalah Soni Eranata. Soni lahir di Medan, 14 Juli 1992.
Ia merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara.
Orang tuanya bukan seorang pendakwah sepertinya, melainkan pekerja biasa.
Meskipun lahir dan besar di Medan, Soni memutuskan untuk merantau dan tinggal di Bogor.
• Rawan Longsor, Jalan Lintas Tebo-Bungo Ancam Pengguna Jalan
• Hanya Empat Pemilik Alat Berat yang Teken Perjanjian Tak Lakukan PETI di Hutan Lindung Sarolangun
• Perayaan Imlek 2572 di Kota Jambi Dirayakan Virtual dan Tanpa Ampau
Saat menjadi santri, Soni menyetor bacaan Alquran dengan nada yang mirip Syekh Maher Al-Muaiqly.
Mendengar hal tersebut, gurunya menjulukinya “Maaher At-Thuwailibi” yang hingga kini dikenal sebagai nama penanya.
Ustaz Maaher dikenal publik sebagai pendakwah yang keras dan gahar.
Di samping itu, ia juga dianggap sebagai pribadi yang humoris.
Maaher memiliki banyak akun sosial media antara lain Youtube, Twitter, Instagram, dan Tiktok.
Dalam salah satu video di kanal Youtube-nya, Maaher pernah melakukan aksi sosial dengan memberikan bantuan kepada warga yang kurang mampu di masa pandemi Covid-19.
Hingga kini, Ustaz Maaher tinggal di Bogor bersama seorang istri dan dua anak laki-laki.
Pemasukan sehari-harinya berasal dari ceramah dan tablig akbar.
Akan tetapi, ia juga menambah penghasilan dengan berjualan parfum dan kitab keagamaan.
Dalam berdakwah, dia biasa mengenakan gamis berwarna putih dan ghutrah (serban khas Arab Teluk).
Selain itu, Ustaz Maaher juga memiliki kedekatan dengan beberapa tokoh agama di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Ustaz Abdul Somad (UAS) dan Habib Rizieq Shihab.
• Foto Jalan Ambles di Tol Cipali KM 122 Arah Jakarta, Contraflow Diberlakukan,Perbaikan Butuh 2 Pekan
• Tunggakan Iuran Peserta BPJS Kesehatan Mandiri di Kota Sungai Penuh Capai Rp 6,5 M
• Sistem Pembelajaran Tatap Muka di Bungo Dilakukan Secara Gelombang dan Prokes Ketat
IKUTI KAMI DI INSTAGRAM:
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Komentar Husin Shihab yang Laporkan Ustaz Maaher ke Polisi: Perkara Dia di Dunia Sudah Selesai,