Breaking News:

Berita Tanjab Timur

Tahun Ini 20.000 Bidang Tanah 9 Desa di Tanjab Timur Masuk Tahap Pelelangan

di BPN Tanjab Timur tahun ini puluhan ribu bidang tanah masuk tahap pelelangan. 

tribunjambi/abdullah usman
Anggasana Siboro, selaku Kepala Kantor BPN Tanjab Timur. Tahun Ini 20.000 Bidang Tanah 9 Desa di Tanjab Timur Masuk Tahap Pelelangan 

Tahun Ini 20.000 Bidang Tanah 9 Desa di Tanjab Timur Masuk Tahap Pelelangan

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Selain mengeluarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang (Permen ATR) Nomor 1/2021 tentang Sertifikat Elektronik, di Badan Pertanahan Nasional (BPN) Tanjab Timur tahun ini puluhan ribu bidang tanah masuk tahap pelelangan

"Untuk tahun ini ada 20.000 bidang tanah dari sembilan desa saat ini sedang melakukan pelelangan. Diharapkan tahun ini bisa terlaksana," ujar Anggasana Siboro, selaku Kepala Kantor BPN Tanjab Timur.

Katanya, Kementerian ATR/BPN menargetkan pada 2024 seluruh bidang tanah di Indonesia semua harus lengkap terdaftar dan memiliki sertifikat, termasuk di dalamnya tanah wakaf.

VIRAL Maling Konyol di Solo, Curi Scoopy Tapi Tinggalkan Vario Lengkap dengan KTP dan Terekam CCTV

BPN Tanjab Timur Mulai Perkenalkan Peraturan Menteri Terkait Sertifikat Elektronik

Sosok Tazneen Wanita Inggris Menikah dengan Terduga Teroris JI Asal Indonesia, Kini Ada di Jakarta

"Mudah-mudahan di Kabupaten Tanjab Timur pada 2024 juga bisa tercapai, sesuai dengan target yang disampaikan oleh pemerintah," ujarnya.

Dirinya juga berharap, agar masyarakat ikut berpartisipasi memberikan data-data yang jelas, data-data kepemilikan tanahnya, data-data subjek dan data-data identitas yang bersangkutan

"Masyarakat juga harus berperan aktif dalam mensukseskan program PTSL ini. Sebab, program PTSL ini sangat diperlukan, supaya tidak ada lagi masalah-masalah yang berkaitan dengan pertanahan, selain itu juga adanya kepastian hukum, tidak ada lagi tumpang tindih kepemilikan, penguasaan dan meminimalisasi masalah lainnya," harapnya

Kisah Dibalik Lagu Terpesona yang Jadi Yel-yel TNI, Diciptakan Semuel Takadelide sejak 1995

Pondok Pesantren Al Ikhsan Pekanbaru Meledak, Hampir Seluruh Bangunan Rusak, Santri Diungsikan

• Lowongan Kerja PT Ajinomoto Indonesia untuk Lulusan S1, Simak Persyaratannya

Ia mengimbau kepada masyarakat, jangan khawatir, yang berkaitan dengan sertifikat elektronik, karena itu akan melindungi kepemilikan tanah masyarakat yang memang benar-benar memiliki bukti yang sah.

"Itu sudah dipertimbangkan oleh pemerintah dengan tujuan untuk kepastian hukum kepemilikan tanah. Melindungi masyarakat dari data-data tanahnya agar tidak ada lagi konflik terkait kepemilikan tanah dan sertifikat ganda," pungkasnya. 

Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved