Breaking News:

Berita Tanjab Timur

BPN Tanjab Timur Mulai Perkenalkan Peraturan Menteri Terkait Sertifikat Elektronik

Kementrian ATR/BPN), belum lama ini mengeluarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang (Permen ATR) Nomor 1/2021 tentang sertifikat elektronik.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
tribunjambi/abdullah usman
Anggasana Siboro, selaku Kepala Kantor BPN Tanjab Timur. BPN Tanjab Timur Mulai Perkenalkan Peraturan Menteri Terkait Sertifikat Elektronik 

BPN Tanjab Timur Mulai Perkenalkan Peraturan Menteri Terkait Sertifikat Elektronik

Laporan wartawan Tribunjambi.com, Abdullah usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Kementerian Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), belum lama ini mengeluarkan Peraturan Menteri Agraria dan Tata Ruang (Permen ATR) Nomor 1/2021 tentang sertifikat elektronik.

Dengan peraturan tersebut, nantinya diharapkan tidak ada lagi sertifikat tanah berwujud kertas, semuanya akan berbentuk elektronik yang disebut juga sertifikat-el (elektronik).

Hal ini guna meningkatkan indikator pelayanan pertanahan berbasis elektronik dan pelayanan kepada masyarakat.

62 Desa di Batanghari Bakal Pilkades Serentak, di Desa Bungku Rawan Konflik Sosial

Beasiswa BCA Program Pendidikan Bisnis dan Perbankan untuk Siswa SMA/SMK atau Lulusan SMA/SMK

China Semakin di Atas Angin, Senjata Baru Ini Buat Militer Tiongkok Ditakuti Dunia, Apa Itu?

Di kantor Badan Pertahanan Nasional (BPN) Tanjung Jabung Timur sendiri, meski belum dimulai pelaksanaan penerbitan sertifikat elektronik, akan tetapi terkait hal tersebut BPN Tanjabtim ikut serta mensukseskanya. 

"Kami juga melaksanakan entri semua buku-buku tanah kami, sudah ada 80 persen tervalidasi," ujar Anggasana Siboro, Kepala Kantor BPN Tanjab Timur.

"Itu sebagai bentuk keikutsertaan kami mensukseskan kebijakan pemerintah terkait program sertifikat elektronik, meski di kabupaten ini belum dimulai pelaksanaannya," sambungnya.

Saat ini pihaknya sedang melaksanakan Pengukuran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) di desa-desa.

Untuk tahun lalu, PTSL telah dilakukan yang sampai saat ini ada 80.000 bidang sedang dikerjakan dan hampir tuntas. (usn)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved