Berita Nasional

Profil Nazaruddin Eks Bendahara Demokrat Disebut Terlibat Kudeta Partai, Terjerat Kasus Wisma Atlet

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin disebut akan mengambil alih kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Editor: Rahimin
KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Profil Nazaruddin Eks Bendum Demokrat Disebut Terlibat Kudeta Partai, Terjerat Kasus Wisma Atlet 

Profil Nazaruddin Eks Bendum Demokrat Disebut Terlibat Kudeta Partai Pernah Terjerat Kasus Wisma Atlet

TRIBUNJAMBI.COM - Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin disebut akan mengambil alih kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Namanya disebut, setelah  Politikus Partai Demokrat, Rachland Nashidik mengungkapkan nama yang diduga ingin mengkudeta Partai Demokrat.

Bukan hanya Nazaruddin, namun juga tiga nama politikus lainnya. "Marzuki Alie, Jhoni Allen, dan Darmizal," kata Rachland.

Rachland mengaku mendapat informasi tersebut dari kesaksian kader Demokrat, yang tak disebutkan namanya.

Sosok Nazaruddin yang juga disebutkan rupanya dipecat dari Partai Demokrat, karena kasus-kasus yang menjeratnya.

Baca juga: KKB Makin Berani, Tantang TNI & Polri Perang Terbuka, Wakapolda Papua: Tidak Takut, Kita Akan Hadapi

Baca juga: Pendiri dan Senior Partai Demokrat Ungkap Keluhan Soal Kepemimpinan AHY, Ada Pungutan Iuran Dari DPP

Baca juga: Kelebihan Sertifikat Elektronik Dibandingkan Sertifikat Lama,Bisa Diprint Sendiri Lewat Aplikasi Ini

Lantas siapakah sosok Nazaruddin?

Dikutip dari Kompas.com, Nazaruddin dikenal sebagai politisi Partai Demokrat hingga pengusaha Indonesia.

Pria kelahiran 26 Agustus 1978 tersebut sempat meninggalkan Indonesia dalam statusnya sebagai tersangka korupsi. Ia dipecat oleh Partai Demokrat di tahun 2011.

Hal itu imbas dari ditetapkannya Nazaruddin sebagai tersangka kasus suap pembangunan Wisma Atlet SEA Games di Palembang pada 30 Juni 2011.

“Sudah diberhentikan sebagai anggota Partai Demokrat. Jadi, kartu anggotanya dibatalkan," ujar Sekretaris Dewan Kehormatan Partai Demokrat kala itu, Amir Syamsuddin, kepada wartawan di Jakarta, 25 Juli 2011.

Nazaruddin memang melontarkan banyak nama yang disebutnya terlibat dalam korupsi. Termasuk Anas Urbaningrum dan Setya Novanto (Setnov).

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin ((KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA))

Nama yang disebutkan Nazaruddin tidak hanya di tubuh Demokrat dan Kemenpora, tapi juga nama-nama politisi partai lain dan korupsi di kementerian lain.

Salah satunya adalah mega korupsi proyek e-KTP di Kemendagri, kasus itu mencuat pertama kali dari mulut Nazaruddin.

Dalam tudingannya, Nazaruddin mengatakan, Setnov hingga Anas Urbaningrum berkecimpung dalam korupsi pengadaan E-KTP.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved