Lockdown Akhir Pekan Benarkah Akankah Diterapkan? Pemprov DKI Tunggu Keputusan Pemerintah Pusat

Gubernur DKI Anies Baswedan akan mengkaji dalam rapat internal dengan jajaran dan sejumlah dinas terkait untuk Lockdown akhir pekan.

Editor: Rohmayana
(Dokumentasi Pemprov DKI Jakarta)
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama wakilnya, Achmad Riza Patria, dalam konferensi pers penerapan kembali masa PSBB pada Rabu (9/9/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM, SEMANGGI -Hingga saat ini angka kasus covid-19 terus meningkat.

Bahkan Gubernur DKI Jakarta sudah mengusulkan untuk Lockdown diakhir pekan.

Terkait usulan lockdown akhir pekan yang disampaikan Komisi IX DPR RI, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menuturkan Pemprov DKI akan tetap mengikuti dan mematuhi kebijakan yang diambil pemerintah pusat dalam mengatasi pandemi Covid-19 ini.

Meski begitu kata Riza, terkait hal itu Gubernur DKI Anies Baswedan akan mengkaji dan tetap membahasnya dalam rapat internal dengan jajaran dan sejumlah dinas terkait.

"Jadi soal usulan dari teman DPR itu, disampaikan saja ke pemerintah pusat, ke Presiden dan satgas Covid pusat. Namun Gubernur akan mengkaji dan membahas secara internal," kata Riza, usai acara pemusnahan narkoba di Mapolda Metro Jaya, Rabu (3/2/2021).

RSUD Daud Arif Terima 652 Dosis Vaksin Covid-19 dari Dinkes Tanjabbar

Kesaksian Warga Dengar Suara Dentuman di Wilayah Malang : Kayak Letusan Meriam

"Namun saya kira sekarang kan ada PPKM, dimana kebijakan diambil pemerintah pusat. Sehingga Pemprov DKI akan mengikuti kebijakan apapun yang diambil Presiden dan Satgas pusat, kami akan dukung sepenuhnya. Siang ini nanti akan ada rapat dengan pemerintah pusat," papar Riza.

Meskipun katanya Presiden Jokowi mengakui bahwa PPKM belum terlalu efektif atau berdampak signifikan.

"Sebab penambahan angka Covid-19 saat ini, masih karena akibat libur panjang akhir tahun lalu. Karenanya di PPKM berikutnya nanti kami berharap ada upaya peningkatan penambahan aparat dan intensitas operasi yustisi, termasuk penambahan faskes yang ada," kata Riza.

Diharapkan kata Riza semua itu akan dibahas dalam rapat dengan Presiden terkait prioritas penangnan Covid-19, Rabu siang ini.

Cinta - Ramalan Zodiak Hari ini, Aquarius, Sampingkan Ego Jika Ingin Bina Hubungan yang Menjanjikan

Jokowi Sebut PPKM Tidak Efektif

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) periode pertama  diterapkan 11-25 Januari 2021.

Namun selama dua pekan lamanya, PPKM diberlakukan, Jokowi menyebutnya tidak efektif dan tidak konsisten. 

Pernyataan Jokowi PPKM tidak efektif dan tidak konsisten itu disampaikannya saat memberi pengantar dalam Ratas tentang Pendisiplinan Melawan COVID-19 pada Jumat (29/01/2021) lalu. 

Mulai Hari ini, Indonesia dan 19 Negara Lainnya Dilarang Berkunjung ke Arab Saudi

Dikutip dari Tribunnews, video ratas tersebut baru diungggah di akun Youtube Sekretariat Kabinet pada Minggu (31/1/2021) ini. 

Selain menyinggung pelaksanaan PPKM yang tidak efektif, Jokowi juga mengingatkan soal ekonomi yang turun saat PPKM diberlakukan.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved