Digitech

Bikin Strategi, Benarkah Whatsapp Mulai Ditinggalkan Penggunanya Gara-gara Kebijakan Baru?

Seperti diketahui, publik dibuat heboh dengan kemunculan notifikasi yang meminta persetujuan adanya kebijakan privasi baru dari WhatsApp.

Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
ist
Ilustrasi WhatsApp 

Telegram dan Signal, Mana yang Lebih Aman?

Kebijakan privasi baru WhatsApp yang jadi sorotan baru-baru ini membuat aplikasi tersebut mulai ditinggalkan penggunanya.

Para pengguna WhatsApp mulai beralih ke aplikasi chat lainnya seperti Telegram dan Signal.

Lantas, amankah aplikasi Telegram dan Signal? dan manakah yang lebih aman?

Berikut ulasannya dilansir dari Kompas.com dalam artikel 'WhatsApp, Telegram, dan Signal, Manakah yang Lebih Aman bagi Pengguna?'

1. Enkripsi

Enkripsi WhatsApp dipasang secara default untuk seluruh percakapan, baik pribadi maupun grup dalam bentuk teks audio, video call, dan WhatsApp Web.

Dalam hal ini, WhatsApp menggunakan sistem enkripsi Signal Protocol yang dikembangkan oleh Open Whisper System, seperti dikutip dari Tech Radar.

Untuk semua pesan pengguna, WhatsApp menyimpannya di sebuah server yang terkunci.

Kendati demikian, semua pesan tersebut akan dihapus setelah 30 hari.

Sistem enkripsi tersebut tidak berlaku ketika pengguna melakukan backup, sehingga akan lebih rentan untuk dicuri.

Sementara di Signal, melansir How to Geek, (14 /1/2021), semua percakapan dan komunikasi lainnya dienkripsi end-to-end antar perangkat yang menjalankan aplikasi itu.

Signal juga menambah keamanan aplikasinya dengan fitur enkripsi yang lebih canggih, bernama Sealed Sender yang mencegah siapa pun untuk mengetahui pesan pengguna.

Artinya, perusahaan dan pemilik Signal pun tidak dapat melihat pesan pengguna, bahkan jika mereka menginginkannya.

Inilah yang membedakan Signal dengan aplikasi perpesanan lainnya.

Baca juga: Download Lagu MP3 DJ Remix Terbaru 2021, Ada Video Nonstop DJ Breakbeat dan DJ Tiktok Full Bass Full

2. Obrolan rahasia

Sementara itu, enkripsi end-to-end di Telegram merupakan sebuah pilihan.

Pengguna harus memulai "obrolan rahasia" agar bisa dienkripsi.

Sebab, semua pesan di Telegram dienkripsi antara pengguna dan server Telegram.

Perusahaan yang bertanggung jawab secara teknis juga bisa melihat isi pesan pengguna di servernya jika diinginkan, kecuali dalam obrolan rahasia.

Selain itu, Telegram juga tidak memiliki grup obrolan rahasia.

Sebab, pengguna hanya bisa mendapatkan enkripsi end-to-end dalam percakapan antara dua orang.

Berbeda dari Telegram, semua percakapan di Signal dan WhatsApp adalah obrolan rahasia dan terenkripsi secara default, baik itu percapakan dua orang maupun grup.(*)

Baca juga: Cerita Mujito Siap Terima Vaksin Kedua di Kota Jambi, Terasa Lapar dan Pegal Usai Suntikan Pertama

Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved