Senin, 4 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Tahun Terjadinya Kiamat Menurut Ramalan Kalender Super Piramida Agung, Ini yang Terjadi Pada 2979

Hari akhir dimana manusia dan alam semesta ini berakhir selalu mengundang rasa penasaran. Lantas kapan kiamat terjadi?

Tayang:
Editor: Duanto AS
Ilustrasi Piramida 

Di antara 40 piramid yang berjajar di tepi Sungai Nil, tak ada yang sehebat Piramid Agung.

Tingginya yang ± 140 m membuatnya lebih tinggi daripada bangunan 40 lantai, sedangkan luasnya melampaui 5 lapangan sepakbola.

Tak mengherankan bila ia mendapat kehormatan masuk sebagai salah satu 7 keajaiban dunia kuno, bahkan satu-satunya yang masih berdiri.

Ribuan tahun misterinya terus mengundang rasa penasaran masyarakat.

Banyak fakta mengagumkan diungkap.

Misalnya saja, piramid yang dibangun selama 20 tahun ini, menurut sejarawan Yunani Herodotus, yang pernah mengunjungi Mesir pada tahun 5 SM, orang tenaga kerja per tahun.

Baca juga: Promo Tiket Pesawat dari Garuda Indonesia, Harga Khusus Untuk Sejumlah Rute Penerbangan Favorit

Mereka harus membawa batu dari tepian Sungai Nil, memotong, dan menyusunnya dengan rapi.

Bongkahan itu menempel dengan baik satu sama lain, sampai-sampai sangat sulit untuk menyisipkan pisau tipis di sela-selanya.

Dasamya berbentuk bujur sangkar sempurna dengan keempat sisi tepat menghadap empat penjuru utama mata angin.

Sementara bidang miringnya membentuk sudut 51° dengan permukaan tanah.

Bahan bakunya adalah 2,3 juta bongkahan batu kapur empat persegi panjang yang masing-masing beratnya 2 - 15 ton.

Dengan alat perunggu yang begitu kuatnya yang hingga kini belum terungkap, mereka memotong batu granit raksasa dengan presisi yang tinggi.

Konon batu-batu ini dapat digunakan untuk membangun tembok setebal 0,9 m dengan tinggi 2,7 m mengelilingi Prancis yang luasnya kira-kira sama dengan luas P. Sumatra digabung dengan P. Jawa!

Piramid Agung berdiri megah di kawasan plateau berbatu-batu 10 mil sebelah timur Kairo.

Ketika akan membangun pondasi, mula-mula dibangun dinding dari lumpur di sekeliling dataran tinggi, yang kemudian dibanjiri dengan air.

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved