Posisi Tjahjo Kumolo Terancam, Jenderal Idham Aziz 'Diramal' Bakal Ikuti Jejak Tito Karnavian Ini
Setelah pensiun dari kepolisian, Kapolri Jenderal Idham Azis diprediksi akan mengikuti jejak Tito Karnavian. Akan jadi menteri?
Posisi Tjahjo Kumolo Terancam, Jenderal Idham Aziz 'Diramal' Bakal Ikuti Jejak Tito Karnavian Ini
TRIBUNJAMBI.COM - Setelah pensiun dari kepolisian, Kapolri Jenderal Idham Azis diprediksi akan mengikuti jejak Tito Karnavian.
Diketahui Tito Karnavian kini menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri setelah pensiun sebagai Kapolri.
Setelah pensiun posisi Jenderal Idham Azis bakal digantikan oleh Komjen Listyo Prabowo sebagai Kapolri.
Komjen Listyo Sigit Prabowo ditunjuk Presiden Jokowi sebagai calon tunggal pengganti Kapolri .
Lalu apakah Jenderal Idham Azis jadi menteri atau jadi Dubes?
Baca juga: HEBOH Gubernur DKI Anies Baswedan Mendadak Diminta Mundur Kader Gerindra, Sufmi Dasco Murka,Ada Apa?
Baca juga: Terbongkar Niat Politisi Hanura Serang Aktivis Papua Lewat Konten Rasis, Nama Jokowi Ikut Disebut
Pertanyaan tersebut muncul karena Idham Azis dinilai masih diperlukan dalam era pemerintahan Presiden Jokowi.
Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi), Edi Hasibuan mengatakan, Idham Azis memiliki rekam jejak yang baik dalam menangani kasus kejahatan.
Berdasarkan hal itu, Edi menilai jabatan yang paling cocok untuk Jenderal Idham Aziz yakni duta besar di negara tetangga.

Idham juga bisa menjabat sebagai Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpanrb).
"Tapi itu semua tentunya kembali lagi ke Presiden. Menpan RB itu dulu juga pernah jabat oleh beberapa polisi," ujarnya saat dihubungi wartawan pda Senin (25/1/2020).
Menurut Edi, Idham lebih cocok menjabat sebagai duta besar Malaysia.
Ia beralasan, di Malaysia banyak sekali permasalahan yang belum tuntas.
"Banyak masalah seperti TKW di Malaysia. Itu juga bisa, karena pak Idham mumpuni," kata dia.
Meski punya usulan, namun ia akan mendukung semua keputusan pemerintah maupun kemauan Idham Aziz.
Mantan Kapolri banyak yang menjadi duta besar dan sangat membantu pemerintah dalam mengurus hubungan antar negara.
Berikut adalah riwayat pendidikan serta karier Idham Aziz, seperti yang dikutip dari Wikipedia.
Baca juga: Febri Diansyah Mendadak Minta Doa untuk Pegawai KPK, Novel Baswedan Terancam Lagi Gegara Kader PDIP?
Baca juga: Mendadak Aziz Yanuar Minta Rakyat Indonesia Berdoa untuk HRS, Separah Inikah Kondisinya di Penjara?
Baca juga: Haji Lulung Mendadak Ajak Semua Pemimpin dan Tokoh di Indonesia untuk Tobat, Ada Apa?
Riwayat Pendidikan
Pendidikan Polri
- AKABRI A (1988)
- PTIK (1995)
- SESPIM (2002)
- SESPIMTI (2011)
Pendidikan Kejuruan
- PA SERSE (1990)
- PA LINGKUNGAN HIDUP (1995)
- ASSESSMENT RESKRIM (2011)

Tanda Pangkat
- Letnan Dua (26–07–1988)
- Letnan Satu (01–10–1991)
- Kapten (01–10–1995)
- Mayor (01–10–1999)
- Ajun Komisaris Besar Polisi (01–07–2003)
- Komisaris Besar Polisi (23–11–2005)
- Brigadir Jenderal Polisi (18–04–2013)
- Inspektur Jenderal Polisi (14–10–2016)
- Komisaris Jenderal Polisi (28–01–2019)
Riwayat Jabatan
02–12–1988: Pamapta Kepolisian Resor Bandung
15–01–1989: Kepala Urusan Bina Operasi Lalu Lintas Kepolisian Resor Bandung
28–04–1991: Kepala Kepolisian Sektor Dayeuhkolot Resor Bandung
05–04–1993: Kepala Kepolisian Majalaya Resor Bandung Kepolisian Wilayah Priangan
01–07–1999: Kepala Unit VC Satuan Serse UM Direktorat Serse Kepolisian Daerah Metro Jaya
27–08–2001: Wakil Kepala Satuan Serse UM Direktorat Serse Kepolisian Daerah Metro Jaya
08–05–2002: Perwira Menengah Sekolah Staf & Kepemimpinan Dediklat Polri
14–12–2002: Kepala Satuan I Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metro Jaya
25–02–2003: Kepala Satuan III/UM Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya
10–09–2004: Wakil Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat
14–10–2004: Inspektur Bidang Operasi Inspektorat Wilayah Daerah Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah
03–06–2005: Kepala Unit Pemeriksaan Sub Detasemen Investigasi Densus/Anti-Teror
17–01–2006: Kepala Unit IV Direktorat I/Keamanan & Transnasional Badan Reserse Kriminal Polri
09–06–2008: Kepala Sub Detasemen Investigasi Densus 88/Anti-Teror Badan Reserse Kriminal Polri
19–12–2008: Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat
17–10–2009: Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Metro Jaya
29–09–2010: Wakil Kepala Densus 88/Anti-Teror Polri
25–03–2013: Direktur Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri
03–10–2014: Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah
28–02–2016: Inspektur Wilayah II Inspektorat Wilayah Umum Polri
23–09–2016: Kepala Divisi Profesi & Pengamanan Polri
20–07–2017: Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya
22–01–2019: Kepala Badan Reserse Kriminal Polri
(Tribunnews.com/Renald/Seno Tri Sulistiyono)
Artikel ini telah tayang di tribun-timur.com dengan judul Ikuti Jejak Tito Karnavian Setelah Pensiun jadi Kapolri? Idham Azis Jadi Menteri atau Dubes?