KECEWA Harga Telur Anjlok, Suparni Buang Ribuan Telur Ayam Ke Jurang, Hingga Akhirnya Minta Maaf

Kecewa dengan harga telur yang terus anjlok, seorang Pria bernaama Suparni alias Pitut membuang ribuan telur hasil panen ke jurang.

Editor: Rohmayana
ist
Suparni alias Pitut merupakan peternak asal Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Dia membuang ribuan telur karena kecewa harga pakan ayam mahal, tapi harga telur murah. (tangkapan layar) 

Suparni alias Pitut merupakan peternak asal Ngariboyo, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Dia membuang ribuan telur karena kecewa harga pakan ayam mahal, tapi harga telur murah. (tangkapan layar)

"Apabila di kemudian hari timbul permasalahan saya akan selalu koordinasi dengan pihak-pihak yang terkait dan saya tidak akan membuat unggahan video yang tidak semestinya.

Sekali lagi saya mohon maaf yang sebesar-besarnya" ucapnya.

Sedangkan video aksinya membuang telur sudah dibagikan sebanyak 5,2 ribu kali.

Sebelumnya, aksi pembuangan telur ayam ramai beredar di media sosial.

Video itu diunggah oleh akun Facebook Rurin Zemox pada Minggu (24/1/2021).

Baca juga: Renungan Harian Kristen - Tuhan Pemilik Otoritas Mutlak Atas Kehidupan

Dalam video itu terlihat pria yang mengenakan kaos hitam dan celana jeans panjang.

Di belakang pria itu terlihat peternakan ayam telur.

Sedangkan di sampingnya terdapat kendaraan roda tiga yang mengangkut ratusan telur ayam.

"Terus arep dadi opo peternak ki."

"Pakan mundak terus, ndog soyo mudun soyo mudun."

"Jek dinyang murah dinyang murah. Timbang dinyang murah tak guwak sisan."

(Terus mau jadi apa peternak ini. Pakan naik terus (harga), 9harga) telur terus turun. Masih ditawar murah.Daripada ditawar murah mending aku buang saja)," ucap pria yang mengenakan kacamata itu.

Ia kemudian melemparkan karton tempat telur yang berisi puluhan telur ayam ke samping kandang.

Awalnya ia melempar telur yang dijajar di bawah.

Halaman
1234
Sumber: Surya
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved