Pemeran Pria di Video Asusila Ruang Isolasi RSUD Dompu Diduga Oknum Polisi dan Pasien Covid-19
Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik tersebut tampak seorang pria dan wanita melakukan adegan layaknya hubungan suami istri di atas tempat tidur.
TRIBUNJAMBI.COM - Sebuah video yang memperlihatkan dugaan tindakan asusila yang dilakukan pasien Covid-19 di ruang isolasi viral di media sosial.
Dugaan tindak asusila terjadi di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Dalam video berdurasi 1 menit 30 detik tersebut tampak seorang pria dan wanita melakukan adegan layaknya hubungan suami istri di atas tempat tidur.
Dari hasil penyelidikan dan gelar perkara yang dilakukan polisi, dua orang saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Pemeran pria dalam video tidak senonoh tersebut diduga adalah oknum anggota polisi berinisial F.

Penjelasan Direktur RSUD
Direktur RSUD Dompu dr Alief Firyasa Maulana saat dikonfirmasi membenarkan lokasi pembuatan video tersebut dilakukan di rumah sakitnya.
Terkait kasus tersebut, pihaknya sudah melaporkannya kepada polisi untuk dapat ditindaklanjuti secara hukum.
"Ya betul, kasus itu terjadi di ruang isolasi pasien Covid-19. Terkait kasus ini, kami sudah laporkan ke Polres Dompu," kata Alief, kepada wartawan, Kamis (21/1/2021).
Baca juga: Rekrutmen Bintara TNI AU 2021 untuk Lulusan SMA Sederajat, Simak Persyaratannya
Baca juga: LIVE STREAMING Semifinal Thailand Open 2021 - Greysia Polii/Apriyani dan The Daddies Ahsan/Hendra
Adapun pasien yang melakukan video mesum itu, dikatakan dia, sudah diketahui identitasnya.
Namun demikian, ia enggan untuk mengungkapkannya secara rinci.
Pemeran pria diduga oknum polisi
Kapolres Dompu, AKBP Syarif Hidayat mengatakan, dari penyelidikan sementara yang dilakukan, pemeran pria dalam video mesum tersebut diduga oknum polisi berinisial F.
"Laki-laki dalam video itu disinyalir anggota kita, dan yang bersangkutan langsung didatangi Propam guna penyelidikan lebih lanjut. Sedangkan terduga perempuan, hari ini segera kita mintai keterangan," katanya.
Dirinya menyesalkan perbuatan asusila yang diduga dilakukan anggotanya itu.