Berita Nasional
Akpol Angkatan Listyo Sigit, Sosok Fadil Imran Berpeluang Jadi Kabareskrim, Ini Kata IPW Soal Itu
Posisi Kabareskrim Polri dipastikan kosong setelah DPR RI menyetujui Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri.
TRIBUNJAMBI.COM - Setelah Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo jadi calon tunggal Kapolri yang diajukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke DPR, jabatan Kabareskrim pun menjadi kosong.
Banyak spekulasi nama polisi bintang dua lainnya yang akan mengisi posisi itu.
Posisi Kabareskrim Polri dipastikan kosong setelah DPR RI menyetujui Komjen Listyo Sigit Prabowo menjadi Kapolri.
Listyo Sigit Prabowo menggantikan Idham Azis yang purna tugas awal Februari nanti.
Lantas, siapa pengganti di posisi Kabareskrim.

Bagaimana peluang Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran yang berasal dari angkatan sama dengan Kapolri baru?
Indonesia Police Watch ( IPW) punya analisanya.
Posisi Kabareskrim Polri menjadi sorotan Indonesia Police Watch ( IPW), usai Komjen Listyo Sigit Prabowo disetujui DPR sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Idham Azis.
IPW pun memprediksi empat nama yang berpeluang mengisi posisi itu.
Keempatnya adalah Irjen Wahyu Hadiningrat (Wakabareskrim), Irjen Wahyu Widada (Kapolda Aceh), Irjen Nico Afinta (Kapolda Jatim), dan Irjen Ahmad Dofiri (Kapolda Jabar).
Tidak ada nama Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran dalam analisis IPW.
IPW pun menjelaskan soal itu.
"Dari info yang kita dapat, nama Irjen Fadil memang tidak masuk," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane dalam pesan singkat kepada Tribunnews, Jumat (22/1/2021).
Baca juga: Amanda Manopo Diisukan Pernah Menikah Usia 18 Tahun, Respon Billy Syahputra, Beri Jawaban Tegas Ini
Baca juga: DIISUKAN Lagi Dekat, Agnez Mo Bongkar Rahasia Ariel NOAH, Sebut Sering Dikirimi Pesan Suara:Cuma Gue
Baca juga: SIMAK Jadwal Lengkap MotoGP 2021 & Peluncuran Tim, Valentino Rossi Ungkap Yamaha Masih Punya Masalah
Namun, Neta tak menyebutkan mengapa nama Fadil tak meramaikan pos Kabareskrim.
Padahal, Fadil masih di angkatan yang sama dengan Komjen Listyo, yakni Akpol 1991.