Breaking News:

Dagangan Tukang Bakso di Jembatan Ampera Diobrak-abrik Preman, Kondisi Menyedihkan Sekali

Seorang tukang bakso di Jembatan Ampera Palembang dagangannya diobrak-abrik. Dia sudah dipalak jutaan rupiah.

Editor: Edmundus Duanto AS
Istimewa
Seorang tukang bakso dipukuli preman Jembatan Ampera, Sumatera Selatan. Barang dagangannya diobrak-abrik. 

Ketika dimintai bayaran malah marah dan menganiaya pedagang bakso.

Penganiayaan oleh pria bermobil itu terekam video dan viral di media sosial.

Pedagang bakso yang akrab dipanggil Bakso Pak Nasib pun harus menahan sakit, Sabtu (28/11/2020) siang.

Dalam video yang viral di media sosial, terlihat tubuh Pak Nasib terpental jauh akibat dadanya ditendang laki-laki muda yang mengenakan baju hitam dan celana jins.

Baca juga: Mbah Mijan Sebut Kiwil Harus Diruwat Karena Bolak Balik Poligami dan Digugat Cerai Istri Pertamanya

Aksi tidak terpuji dan kejam pelaku terekam CCTV dan viral di media sosial instagram.

Dalam rekaman video tersebut, seorang laki-laki turun dari dalam sebuah mobil pribadi warna merah.

Kemudian, pelaku sempat menunjuk-nunjuk Mas Nasib, yang kemudaian diikuti dengan dua kali tendangan ke kaki, lalu melayangkan tendangan memutar badan ke dada Mas Nasib.

Seketika, tubuh Mas Nasib langsung terpental ke belakang, tanpa perlawanan sama sekali.

Setelah menelusuri video tersebut, Tribunjambi.com berhasil menemukan dan mewawancarai tukang bakso Mas Nasib.

Mas Nasib, yang ternyata perantau asal Bandung, rela mengadu nasib ke Jambi dengan berdagang bakso keliling tersebut menjelaskan insiden yang dialaminya.

Katanya, kekerasan yang dialaminya tersebut berawal saat laki-laki tersebut membeli baksonya sebanyak 4 porsi, yang akan dimakan di dalam mobil pelaku.

Kemudian, Mas Nasib berinisiatif menggabungkan empat porsi baksonya kedalam dua mangkuk bakso, dengan porsi yang sama, empat porsi.

"Dia pesannya 4 porsi mas, jadi ya saya buat di dua mangkuk tetapi porsinya tetap 4, dan harga satu mangkuknya itu Rp10 ribu," kata Mas Nasib, saat ditemui disekitaran, Jalan Multatuli, Mayang Mangurai, Kotabaru, Rabu (2/12/2020) sore.

Usai mencicipi bakso miliknya, pelaku hanya membayar Mas Nasib sebesar Rp20 ribu, yang seharusnya Rp 40 ribu.

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta 13 Januari 2021: Michelle Singgung Soal Roy, Rahasia Al Akan Terbongkar?

"Saya minta kurangnya, dia langsung marah tidak jelas, ngancam bilang jangan macam-macam sama saya, dan dia langsung tendang dada saya," katanya.

Mas Nasib pasrah tidak melakukan perlawanan, kepada Tribunjambi.com, dirinya mengaku pasrah, dan tidak ingin memperpanjang maslah tersebut, lantaran statusnya sebagai pendatang dan baru tiga bulan berada di Kota Jambi.

Tidak hanya itu, trauma mendalam juga dialaminya, pasca mendapat perlakuan kasar dari pelaku, dirinya tidak lagi berani berjualan di lokasi tersebut, yang berlokasi di depan Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi.

"Iya, saya tidak berani lagi mas, karena dia juga tinggal tidak jauh dari tempat saya tinggal, biasalah mas kita kan pendatang" jelasnya.

Dia lebih memilih tempat lain untuk mencari rejeki, untuk menutupi kebutuhannya sehari-hari, dan keluarganya yang saat ini berada di Kota Bandung.

(*)

Baca juga: Promo Indomaret Hari Ini Berlaku 13-19 Januari 2021, Susu Bayi hingga Makanan Minuman

Dikompilasi dari artikel di Tribunsumsel.com berjudul Cerita Tukang Bakso Diobrak-abrik Preman Bawah Jembatan Ampera, Sudah Bayar Jutaan dan Tribunjambi.com berjudul Pria Bermobil Tendang Tukang Bakso di Kota Jambi, Kapolsek Kotabaru: Kita Selidiki Identitas Pelaku

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved