Sriwijaya Air Jatuh

Cerita Haru Ajie Panangian Pencari Korban Sriwijaya SJ182, Pernah Temukan Uang Rp 30 M di Dasar Laut

Makmur Ajie Panangian terpanggil saat mendengar kabar pesawat Sriwijaya Air SJ-182 jatuh.

Editor: Rahimin
ist
Relawan penyelam untuk evakuasi korban pesawat Sriwijaya Makmur Ajie Panangian. Cerita Haru Ajie Panangian Pencari Korban Sriwijaya SJ182, Pernah Temukan Uang Rp 30 M di Dasar Laut 

KM Lestari Maju dikabarkan tenggelam di depan Ujung Pa’badilang, Kabupaten Selayar, saat hendak berlabuh.

Dilansir Wartakotalive,com dari Kompas.com, KMP Lestari Maju karam mengakibatkan 35 korban jiwa, satu orang hilang dan 155 selamat.

Kapal tersebut membawa 139 penumpang, 14 mobil pribadi, 6 unit bus atau truk, 8 unit motor.

Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak dan diperkirakan jatuh di antara Pulau Laki dan Lancang pada Sabtu (9/1/2021) berjalan lancar.
Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang kontak dan diperkirakan jatuh di antara Pulau Laki dan Lancang pada Sabtu (9/1/2021) berjalan lancar. (Kompas TV)

KM Lestari Maju dikabarkan membawa uang tunai sebanyak Rp 30 miliar. Uang tersebut milik Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulselbar untuk pembayaran gaji 13 PNS.

Ajie masih ingat beberapa hal yang ditemuinya saat melakukan evakuasi bawah air, terutama saat peristiwa tenggelamnya KM Lestari Maju.

Secara spesifik, tugas yang mesti diemban Ajie kala itu ialah mengevakuasi uang negara sejumlah Rp 30 miliar.

Saat itu, Ajie turun ke bawah air dan mendapati uang miliaran rupiah tersebut di dalam air perairan Selayar, Sulawesi Selatan.

"Sebelum kejadian Lion Air, ada kejadian yang feri tenggelam, saya ada di lokasi nemuin duit, ada uang tunai. Jadi saya nge-rescue manusia dengan uang," kata Ajie.

Aji juga terlibat sebagai relawan mengevakuasi korban dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di perairan Tanjung Karawang.

Kasus pesawat Lion Air Kode penerbangan JT-610, terbang dari Jakarta menuju Pangkal Pinang (Bangka Belitung), jatuh pada 29 Oktober 2018.

Baca juga: Diduga Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Tidak Meledak di Udara, Tapi Menghujam Laut dan Hancur Lebur

Baca juga: Kopassus Berkaki Dibela Jenderal Habis-habisan, Akhirnya Jadi Intelijen Misterius Operasi Khusus

Baca juga: Dokter Tirta Kritik Artis Pakai Face Shield tanpa Masker, Begini Reaksi Satgas Covid-19

Pesawat lepas landas dari Jakarta pukul 06:20 WIB (23:20 UTC) dan dijadwalkan tiba di Bandar Udara Depati Amir di Pangkal Pinang pukul 07:20. Pihak SAR menyatakan pesawat jatuh di Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.

Tipe pesawat adalah model baru dan canggih, Boeing 737 MAX 8 dengan nomor registrasi PK-LQP dan dua mesin CFM International LEAP. Lion Air menerima pesawat terbang dari Boeing pada 13 Agustus 2018, hanya selisih sekitar dua bulan sebelum kecelakaan terjadi.

Pesawat mengangkut 181 penumpang (178 dewasa dan 3 anak) serta 6 awak kabin dan 2 pilot. Tidak ada korban selamat.

Keterlibatan terbaru, Ajie ikut terjun sebagai penyelam untuk operasi SAR kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Pulau Laki, Kepulauan Seribu. (TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

(*/ tribunmedan.id)

Artikel ini sudah tayang di Warta Kota dengan judul: Tinggalkan Anak-Istri demi Musibah Sriwijaya Air, Ungkap Kisah Uang Rp30 M dalam Kapal Tenggelam

Sumber: Warta Kota
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved