Breaking News:

PNS Corner

Selain Prajurit Kodim 0419/Tanjab, Peltu Chandra Memiliki 16 Atlet Panahan Andalan Tanjabtim

Tidak hanya sekedar melatih atau memberikan materi semata, riwayat dan keahlian yang dimiliki Peltu Sana Chandra ini cukup membuat decak Kagum.

Tribunjambi/Abdullah Usman
Prajurit Kodim 0419/Tanjab, Peltu Chandra dan 16 Atlet Panahan Andalan Tanjabtim 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Peltu Sana Chandra Suseno, Prajurit TNI AD. Bintara tinggi teritorial penghubung Kodim 0419 / Tanjab ini sukses membina atlet panahan Tanjabtim dari nol.

Tidak hanya sekedar melatih atau memberikan materi semata, riwayat dan keahlian yang dimiliki Peltu Sana Chandra ini cukup membuat decak Kagum.

Pria kelahiran tahun 1977 tersebut, selain menjadi pelatih Panahan dari berbagai kelas dia juga tergabung sebagai anggota Perbakin yang mempunyai beberapa Sertifikasi. Dan ia pun sebelumnya sempat menjadi andalan di bidang mekanik kesenjataan di Paldam III, Kodam III/Siliwangi. (Jawa barat).

Baca juga: Jaksa Pinangki Harusnya Dipenjara Minimal 20 Tahun Bukan 4 Tahun, ICW Sebut Melukai Rasa Keadilan

Baca juga: Sinopsis Ikatan Cinta Hari ini 12 Januari 2021, Michelle Jujur Sama Andin dan Bongkar Masa Lalu Al?

Baca juga: Cara Mengurangi Mata Minus Secara Alami - Terapi Lilin, Masker atau Rendam Mata Pakai Air Daun Sirih

Setelah Berpindah tugas di Korem 042 /Gapu, Tepatnya Kodim 0419 / Tanjab, timbul rasa prihatin akan olah raga panahan dan minimnya atlet lokal Tanjabtim, dan bahkan dapat dikatakan tidak ada atlet panahan kala itu.

Berbekal tekad dan bekal, dirinya mencoba menghidupkan olahraga panahan dengan menggaet putra putri Tanjabtim yang di carinya melalui sekolah sekolah. Hingga singkatnya terbentuklah Atlit Perpani Tanjabtim yang kini berjumlah 12 orang atlet.

Kepada Tribunjambi.com, Peltu Sana Chandra Suseno yang juga pelatih Perpani Tanjabtim, menuturkan awal mulanya terbentuk olahraga Panahan ini berawal dari komunitas dan kebetulan saya juga memiliki sertifikasi Pelatih panahan.

" Awalnya saya lihat belum ada atlet panahan asli Putra dan Putri yang berasal dari Tanjabtim, maka dari situlah awal mula tergerak hati saya untuk membuka pelatihan panahan di bawah perpani Tanjabtim," ujarnya.

Dikatakannya pula, untuk mendapatkan 12 orang atlet panahan yang ada saat ini juga bukanlah perkara mudah. Dirinya harus melakukan pencarian ke sekolah sekolah terutama tingkat SD dan SMP dengan tujuan untuk dijadikan atlet panahan terbaik dalam prestasi.

Untuk Perpani di Tanjabtim ini sendiri sudah berdiri terhitung 12 Januari (hari ini) sudah satu tahun. Namun karena dimasa pandemi proses latihan sempat tersendat selama empat bulan.

" Selain pelatihan untuk atlet kita juga akan buka untuk kalangan hobi panahan (hobis). Dan juga di akhir bulan ini kita akan mengirimkan Tiga orang untuk mengikuti pelatihan wasit bersertifikasi Nasional supaya lebih baik lagi," ujarnya

Halaman
12
Penulis: Abdullah Usman
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved