Breaking News:

Kronologi Mahasiswi Nekat Laporkan dan Penjarakan Ibu Kandung, Ngaku Tak Akan Cabut Laporan

Agesti Ayu Wulandari (19) mengungkapkan alasannya mengapa ngotot memenjarakan ibu kandungnya, Sumiyatun (36). Agesti melaporkan Sumiyatun ke polisi

ist
S (tengah) didampingi pengacara Haryanto (kiri) dan anggota Polwan Polres Demak (kanan) di Mapolres Demak, Jumat, (09/01/2021). Seorang gadis berusia 19 tahun Agesti Ayu Wulandari memenjarakan ibu kandungnya. Agesti Ayu memenjarakan ibunya dan enggan mencabut laporannya. Diketahui Agesti Ayu melaporkan ibu kandungya Sumiyatun (36) ke kepolisian karena penganiayaan. 

Sekali lagi, saya Agesti Ayu Wulandari memohon maaf sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia jika ada pemberitaan yang kurang berkenan di hati.

Sekali lagi saya mohon maaf.

Saya tidak bisa mengumbar dan membuka aib keluarga saya.

Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Pak Dedi Mulyadi yang telah mendamaikan.

Mohon maaf bapak saya tidak bisa mencabut, saya mencari keadilan."

Baca juga: Kisah Korban Sriwijaya Air SJ 182,Bayi 1 Tahun Larang Ayahnya Pergi : Kalau Kangen Lihat Baju Bapak

Baca juga: Warga Heran Beli Rp 2000 Tak Dikasih Plastik, Ternyata Intel Polisi Nyamar Cari Teroris

Sebelumnya diberitakan, Ayu melaporkan ibunya ke kepolisian setelah mengalami luka di pelipis kiri dan hidung.

Kuasa Hukum Sumiyatun, Haryanto menutukan, pelaporan ini dipicu pertengkaran yang terjadi pada 21 Agustus 2020.

Saat itu AAW yang tinggal bersama bapaknya ke rumah untuk mengambil pakaian. Tetapi setiba di rumah pakaiannya tidak ada.

Sumiyatun sudah membuang pakaian AAW karena merasa kesal denga anak perempuannya setelah AAW turut membencinya.

Terjadilah keributan tersebut.

Halaman
1234
Editor: Suci Rahayu PK
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved