Breaking News:

Cara Menyelamatkan Tanaman yang Kelebihan Air, Periksa Keadaan Akarnya dan Keringkan Tanaman

Pada artikel ini, akan dibahas bagaimana kamu dapat menyelamatkan tanaman yang kelebihan air. Apa yang terjadi pada tanaman yang terlalu banyak air?

SHUTTERSTOCK/ZOOM TEAM
Ilustrasi menyiram tanaman hias. 

TRIBUNJAMBI.COM - Berikut cara menyelamatkan tanaman yang kelebihan air.

Bagi pemula dalam merawat tanaman tentu saja tidak luput dari kesalahan.

Kesalahan paling umum yang dilakukan pecinta tanaman atau kegiatan berkebun adalah tidak mengukur dengan benar jumlah air yang dibutuhkan tanamannya.

Baca juga: Cara Menanam Tanaman dengan Media Air, Wadah Gelap Membantu Mencegah Pembentukan Alga

Baca juga: Cara Meletakkan Tanaman Menurut FengShui, Tanaman Berwarna Merah dapat Menghasilkan Energi Positif

Tanaman menjadi layu, membusuk, dan mengalami kerusakan lainnya sering terjadi akibat proses penyiraman yang terlalu berlebihan.

Pada artikel ini, akan dibahas bagaimana kamu dapat menyelamatkan tanaman yang kelebihan air, yang dilansir dari Decor Tips, Sabtu, (9/1/2021).

Dengan beberapa tips yang sangat mudah, tanaman yang sangat kamu cintai itu akan menjadi seindah biasanya. Catat dan ambil sarung tangan dan peralatan berkebunmu. Saatnya mulai bekerja.

Ilustrasi menanam tanaman di dalam air.
Ilustrasi menanam tanaman di dalam air. (SHUTTERSTOCK/denise1203)

Apa yang terjadi pada tanaman yang terlalu banyak air?

Saat kamu menyirami tanaman dengan air yang berlebihan, tanaman tidak dapat bertukar gas dengan baik atau menyerap semua nutrisi yang dibutuhkannya. Proses ini dikenal sebagai asfiksia akar.

Akibat lain dari kelebihan air dan kekurangan oksigenasi adalah jamur dapat memengaruhi akar tanaman. Masalah dalam kasus ini adalah biasanya tidak terdeteksi untuk waktu yang lama.

Dan pada saat terdeteksi, tidak ada fungisida terbaik yang dapat menyelamatkan tanaman.

Ilustrasi tanaman hias pothos atau sirih gading.
Ilustrasi tanaman hias pothos atau sirih gading. (UNSPLASH/SEVERIN CANDRIAN)
Halaman
1234
Editor: Nurlailis
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved