Berita Nasional
Menteri Sosial Blusukan di Jakarta, Rocky Gerung: Bersihkan Gorong-gorong di Kantor, Bu Risma
Aksi Tri Rismaharini setelah dilantik menjadi Menteri Sosial (Mensos) dengan melakukan blusukan di kawasan DKI Jakarta menuai kritik
Risma Blusukan di Jakarta, Rocky Gerung: Bersihkan Gorong-gorong di Kantor, Bu Risma
TRIBUNJAMBI.COM - Aksi Tri Rismaharini setelah dilantik menjadi Menteri Sosial (Mensos) dengan melakukan blusukan di kawasan DKI Jakarta menuai kritik.
Senin (4/1/2020) lalu, Risma blusukan dengan menemui sejumlah pengemis jalanan di daerah Jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.
Risma menemui beberapa warga Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS).
Blusukan Risma itu menjadi sorotan oleh beberapa pihak, satu di antaranya pengamat politik Rocky Gerung.
Baca juga: Fahri Hamzah Langsung Kritik Kelakuan Menteri Sosial Tri Rismaharini Soal Blusukan, Singgung Begini
Baca juga: DAFTAR Zona Merah Covid-19 di 34 Provinsi, Kota Sungai Penuh Termasuk Risiko Tinggi Penyebaran
Baca juga: Siapa Sosok Komjen Petrus Golose, Nama Eks Tim Tito Karnavian Itu Tiba-tiba Mencuat, Calon Kapolri?
Melalui kanal YouTube-nya, Rocky Gerung memberi pesan kepada Risma agar berhati-hati dan seharusnya berada di kantor kementerian.
"Hati-hati bu Risma, harusnya tinggal di kantor," ujar Rocky pada kanal Youtube, Rocky Gerung Official, Rabu (6/1/2021).
Menurut Rocky, Risma memastikan tidak ada oknum pejabat untuk korupsi dana bantuan sosial (bansos).
"Pastikan bahwa enggak ada 'pengemis' bansos yang berpura-pura untuk jadi volunteer, lalu korupsi uang bansos."
"Bersihkan gorong-gorong di kantor, Bu Risma, lalu kasih sinyal pada partai PDIP (partai Bu Risma) supaya jangan jebloskan dia lagi untuk peluang korupsi," lanjutnya.

Sebelumnya, menurut Rocky, tidak ada pengemis yang berada di daerah kawasan Jakarta tepatnya Jalan Sudirman-Thamrin.
"Enggak ada pengemis di Jalan Thamrin, semua orang Jakarta ngerti itu, pengemis itu pasti adanya di malam hari di perempatan strategis," tutur Rocky.
Ahli filsafat ini mengatakan daerah itu tidak mungkin ada pengemis.
"Itu dinas sosial tau persis itu, karena itu daerah karpet merat, untuk diplomatic society, dari segi logika aja enggak mungkin terjadi," kata Rocky.
Rocky mengatakan anggapan pencitraan pada blusukan yang dilakukan Risma ini adalah konsekuensi.
Baca juga: Gading Marten Sindir Penyesalan Gisel Soal Cerai Tapi Malah Selingkuh dengan MYD: Setan Didengerin!
Baca juga: Baru Menyesal Soal Video Syur dengan Nobu, Gisel Minta Maaf Singgung Soal Gading Marten dan Gempi
Baca juga: Punya Harta Melimpah, Ini 3 Jenderal yang Dijagokan Ganti Kapolri Idham Aziz, Siapa Paling Kaya?