Senin, 1 Juni 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Neymar dan Sergio Ramos Dikabarkan Gabung PSG Ikut Neymar, Begini Kata Pochettino

Sergio Ramos dikabarkan telah mengancam Real Madrid akan pergi ke Paris Saint-Germain (PSG) untuk bermain bersama kapten Barcelona

Tayang:
Editor: Leonardus Yoga Wijanarko
TWITTER.COM/MARCA
Lionel Messi meraih trofi Ballon d'Or 2019. 

TRIBUNJAMBI.COM - Sergio Ramos dan Lionel Messi dikabarkan hengkang dari Real Madrid dan Barcelona untuk bergabung bersama Neymar di PSG.

Sergio Ramos dikabarkan telah mengancam Real Madrid akan pergi ke Paris Saint-Germain ( PSG) untuk bermain bersama kapten Barcelona, Lionel Messi, musim depan.

Kabar itu diungkapkan oleh acara televisi Spanyol, El Chiringuito.

Masa depan Sergio Ramos saat ini sedang ramai diperbincangkan setelah kontraknya yang akan berakhir pada Juni 2021 belum diperpanjang Real Madrid.

Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Januari - Glenn Fredly

Baca juga: Pakai Rompi Tahanan dan Tangan Diborgol, Kades Koto Duo Baru Dilimpah ke Kejari Sungai Penuh

Sergio Ramos dikabarkan telah bertemu Presiden Real Madrid, Florentino Perez, untuk melakukan negosiasi pada Rabu (30/12/2021).

Namun, negosiasi itu tidak berujung kata sepakat.

Sergio Ramos dikabarkan tidak setuju dengan penawaran Florentino Perez, yakni perpanjangan kontrak dua tahun tanpa kenaikan gaji.

Menurut laporan Cadenaser, Real Madrid disebut tidak bisa memberi penawaran lebih dari dua tahun dan kenaikan gaji untuk Ramos karena dua alasan.

Pertama, Sergio Ramos saat ini sudah berusia 34 tahun.

Kedua, keuangan Real Madrid saat ini sedang tidak stabil akibat pandemi virus corona dan renovasi Stadion Santiago Bernabeu yang diperkirakan menghabiskan biaya sampai Rp 8 triliun.

Kecewa dengan tawaran Florentino Perez, Sergio Ramos dikabarkan langsung memberi ancaman akan hengkang.

Menurut El Chiringuito, Ramos sudah menyatakan ke Florentino Perez bahwa dirinya berniat hengkang ke PSG musim depan.

Sebab, Ramos tertarik dengan penawaran dan rencana PSG yang berniat mendatangkan Lionel Messi.

Ketertarikan PSG terhadap Ramos sebenarnya sudah mulai tercium sejak Desember 2020.

Dikutip dari situs Diario AS, PSG dikabarkan siap memberi Ramos kontrak tiga tahun sampai 2024.

Baca juga: VIDEO: Warga Desa Pulau Panjang Datangi Dinas PMD Pertanyakan Dana Desa

PSG juga disebut siap membayar Ramos 20 juta euro atau setara Rp 333,8 miliar setiap musimnya.

Itu artinya, Ramos akan mendapat bayaran 8 juta euro per musim lebih tinggi di PSG daripada bertahan di Real Madrid.

Penawaran PSG itu belum termasuk dengan bonus besar yang akan diterima Ramos jika bersedia bergabung pada Juli 2021 dengan status bebas transfer.

Laporan El Chiringuito yang menyebut Ramos ingin bermain bersama Messi di PSG berpeluang besar terjadi musim depan.

Sebab, Messi saat ini juga menghadapi situasi serupa dengan Ramos, yakni belum memperpanjang kontraknya yang akan habis pada Juni 2021.

Dalam wawancara terakhir bersama La Sexta, Lionel Messi memastikan dirinya akan bertahan di Barcelona sampai kontraknya habis.

Meski demikian, Lionel Messi tidak bisa menjamin dirinya akan tetap berseragam Barcelona musim depan.

Lionel Messi mengaku baru akan menentukan masa depannya akhir musim ini setelah berbicara dengan presiden terpilih Barcelona.

Sebagai informasi, Barcelona akan menggelar pemilu presiden klub pada 24 Januari 2021 untuk mencari pengganti Josep Maria Bartomeu yang mengundurkan diri akhir Oktober 2020.

Sama seperti Ramos, Messi dikabarkan juga sudah dipantau PSG sejak lama.

Messi mulai dikaitkan dengan PSG setelah dia menyatakan ingin hengkang dari Barcelona pada Agustus 2020.

Meski akhirnya memilih bertahan di Barcelona, Messi masih terus dikaitkan dengan PSG sampai saat ini.

Rumor itu semakin kuat ketika bintang PSG dan juga sahabat Messi, Neymar Jr, membuat pernyataan terbuka pada Desember 2020.

Baca juga: VIDEO: Warga Desa Pulau Panjang Datangi Dinas PMD Pertanyakan Dana Desa

Neymar Jr menyatakan ingin bermain sekali lagi bersama Lionel Messi musim depan.

Banyak kalangan menilai pernyataan Neymar Jr itu adalah cerminan dari rencana transfer PSG dalam waktu dekat.

Sebab, Barcelona sudah dipastikan tidak mungkin membawa pulang Neymar Jr dalam waktu karena saat ini masih mengalami masalah finansial akibat pandemi virus corona.

Terkini, pelatih anyar PSG, Mauricio Pochettino, juga sudah memberikan pernyataan.

Pochettino memastikan dirinya dan PSG akan menerima dengan tangan terbuka jika ada pemain kelas dunia yang ingin bergabung.

Terlepas dari hal itu, Messi saat ini sudah bisa membuka negosiasi prakontrak dengan tim lain tanpa persetujuan Barcelona. Hal serupa juga sudah bisa dilakukan oleh Sergio Ramos.

Selain PSG, Manchester City dikabarkan juga tertarik mendatangkan Lionel Messi atau Sergio Ramos.

Respons Pelatih Anyar PSG

Ketika ditanya soal Lionel Messi, pelatih anyar Paris Saint-Germain ( PSG), Mauricio Pochettino, menjawab enteng: “Sinterklas sudah memberi saya kado Natal.”

Mauricio Pochettino menjalani konferensi pers perdana sebagai pelatih Paris Saint-Germain (PSG) dan berkomentar soal potensi kedatangan Lionel Messi.

Pada Selasa (5/1/21), Paris Saint-Germain menggelar sesi konferensi pers di Camp des Loges jelang laga pekan ke-18 kompetisi teratas Liga Prancis, Ligue 1 2020-2021, melawan Saint-Etienne.

Momen tersebut menjadi kesempatan perdana Mauricio Pochettino bertatap muka dengan awak media dalam kapasitas sebagai pelatih PSG.

Awak pers pun memanfaatkan kesempatan itu untuk mengetahui pandangan Pochettino terkait potensi kepindahan Lionel Messi ke PSG.

Baca juga: Pelaku Curat yang Kerap Meresahkan Warga Dusun Peninjau Diamankan Reskrim Polsek Bathin II Pelayang

Kontrak Lionel Messi bersama Barcelona akan kadaluwarsa pada Juni mendatang sehingga pemain beralias La Pulga itu bebas bernegosiasi dengan klub mana pun per Januari ini.

Banyak media menyebut kalau Messi akan menjadi “bingkisan” terbaik untuk Pochettino.

Kendati demikian, Pochettino tak mau mengguyur bensin ke dalam api rumor yang sudah kian membara.

“Sinterklas sudah memberi saya kado Natal, yakni mengizinkan saya kembali ke PSG dan melatih klub ini,” kata Pochettino.

“Kita semua tahu bahwa melatih klub sebesar PSG selalu dikelilingi dengan banyak rumor. Kami baru saja tiba dan mencoba beradaptasi. Soal rumor itu kami akan pikirkan nanti,” tutur Pochettino yang pernah mengawal sentral pertahanan PSG kala masih aktif menjadi pemain pada rentang 2001-2003.

Sang pelatih juga enggan banyak berkomentar soal keinginan anak asuhnya, Neymar Jr, untuk bereuni dengan Messi.

“Saya baru dalam masa adaptasi. Akan ada waktu untuk memikirkan hal tersebut di masa depan,” tutur Pochettino.

Masuk akal jika Pochettino tak mau direpotkan dengan selentingan rumor.

Ada banyak hal lebih krusial yang mesti dipikirkan sang pelatih, salah satunya mendongkrak performa PSG di pentas domestik.

PSG menuju tahun 2021 dengan tak membawa status sebagai pemuncak klasemen Ligue 1 2020-2021.

Les Parisiens, julukan PSG, kini berada di peringkat ketiga dengan koleksi 35 poin dalam 17 laga.

PSG, yang musim ini sudah empat kali kalah, terpaut satu angka dari Olympique Lyon yang tiba-tiba merangsek ke tangga teratas.

Laga tandang kontra Saint-Etienne pada Kamis (7/1/21) dini hari pukul 03.00 WIB bakal menjadi kesempatan bagus buat Pochettino untuk membawa PSG kembali ke tempat yang semestinya, yakni puncak klasemen. 

Sang tuan rumah, Saint-Etienne, tengah didera krisis hasil dengan hanya menang sekali dalam tujuh laga terkini di pentas Ligue 1.

Baca juga: Promo Giant Hari Ini 6 Januari 2021, Ada Daging Lengkeng Minyak Goreng Popok Gula Susu Beras

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved