Berita Tanjab Barat
Simulasi Belajar Tatap Muka, SMPN 2 Kuala Tungkal Sudah Siapkan Sarana dan Fasilitas Cuci Tangan
Simulasi ini sebagai bentuk persiapan nantinya ketika Pemkab Tanjabbar menetapkan pemberlakukan pembelajaran tatap muka.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, KUALATUNGKAL - SMPN 2 Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjabbar, Provinsi Jambi melakukan simulasi pembelajaran tatap muka, Selasa (5/1/2020).
Simulasi ini sebagai bentuk persiapan nantinya ketika Pemkab Tanjabbar menetapkan pemberlakukan pembelajaran tatap muka.
Kepala SMPN 2 Kuala Tungkal, Pauzan Najri menyebutkan bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa sarana dan fasilitas yang dipersiapkan untuk penerapan protokol kesehatan.
Baca juga: VIDEO Detik-detik Begal Bersenpi Ditangkap Satgas Covid-19 Kota Jambi Usai Duel dengan Korban
Baca juga: Download Lagu MP3 Nike Ardilla Full Nonstop, Ada Video Sandiwara Cinta & Bintang Kehidupan Original
Baca juga: Lowongan Kerja BUMN, BPJS Kesehatan Semua Jurusan untuk Lulusan D3 D4 dan S1, Formasi dan Syarat
Termasuk dengan menyiapkan 21 tempat cuci tangan dan menyediakan handsanitizer.
"Semua perlengkapan sudah kita persiapkan, di mana nantinya di setiap depan kelas akan kita persiapkan cuci tangan. Kemudian juga kita siapkan alat deteksi suhu tubuh. Secara kesiapan sudah cukup dan kita siap untuk proses tatap muka," ujarnya.
Lebih lanjut disampaikan oleh Pauzan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan wali murid.
Adapun kata Pauzan rerata wali murid setuju terhadap pelaksanaan belajar dengan tatap muka.
Di sisi lain, pihak sekolah mengeluarkan kebijakan dengan membagi shif untuk pelaksanaan pembelajaran.
"Kapasitas kelas juga kita atur, yang biasanya 32 orang satu kelas ini hanya 16 orang, yang kita juga kita bagi dua shif. Kemudian untuk jam belajar kita kurangi, biasanya lima jam, sekarang kita kurangi dua jam,"katanya
.
Sementara itu, kata Paudzan saat ini pihaknya hanya menunggu instruksi dari pemerintah daerah terkait dengan jadwal pelaksanaan belajar tatap muka.
Untuk sementara pihaknya masih tetap melaksanakan pembelajaran secara tatap muka.
"Kita masih menunggu aturan dari Pemkab seperti apa nantinya, kapan akan di laksanakan belajar tatap muka," pungkasnya.