Breaking News:

Berita Sarolangun

Banyak Tempat Wisata di Batangasai, Pemkab Harapkan Masyarakat Buat Home Stay Untuk Wisatawan

Kabupaten Sarolangun kaya akan tempat wisata. Seperti di kawasan Kecamatan Batangasai.

IST
Wisata Bukit Tempurung Kecamatan Batang Asai. Banyak Tempat Wisata di Batangasai, Pemkab Harapkan Masyarakat Buat Home Stay Untuk Pengunjung 

Banyak Tempat Wisata di Batangasai, Pemkab Harapkan Masyarakat Buat Home Stay Untuk Wisatawan

Laporan Wartawan Tribun Jambi, RIfani Halim

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Kabupaten Sarolangun kaya akan tempat wisata. Seperti di kawasan Kecamatan Batangasai.

Namun, yang menjadi kendala, akses cukup jauh bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke kecamatan Batang Asai.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Sarolangun, M Idrus bilang, hal tersebut masih menjadi kendala untuk pengembangan wisata yang berada di Batang Asai.

Baca juga: BREAKING NEWS 20 Ribu Vaksin Covid-19 Tiba di Jambi Hari Ini, Berikut Daftar Penerima Tahap Pertama

Baca juga: Mantan Ketum Muhammadiyah Din Syamsuddin Resmi Nikahi Cucu Pendiri Pondok Gontor, Pakai Gaun Putih

Baca juga: BREAKING NEWS, Belajar Tatap Muka di Kabupaten Merangin Kembali Ditunda

"Di samping itu juga tempat penginapan, karena di sana tidak punya hotel. Kita sebenarnya sudah pernah melakukan pelatihan home stay bagi desa yang punya potensi wisata termasuk juga kepada kepala desanya," katanya, Minggu (3/1/2021).

Menurutnya,  sekarang tinggal bagaimana desa dan masyarakat mengelola bagaimana manajemen homestay menjadi uang.

Destinasi wisata di Kabupaten Sarolangun, Jambi kembali masuk dalam nominasi penghargaan API Awards 2020.
Destinasi wisata di Kabupaten Sarolangun, Jambi kembali masuk dalam nominasi penghargaan API Awards 2020. (IST)

"Karena yang di harapkan homestay ini adalah rumah penduduk. Jadi, penduduk menyiapkan satu atau dua kamar yang memiliki standar sama dengan penginapan ada kamar mandi, tempat tidur yang miliki standar. Masalah makan juga yang punya rumah juga yang sediakan. Jadi, rumah itu harus ditunggu tidak usah ditinggal pemilik. Paling tidak pengelolaannya harus di dekat home stay tersebut," ujarnya.

Ia menambahkan, homestay ini kita harapkan menjadi cikal-bakal ekonomi masyarakat.

Baca juga: SUDAH Cek Iuran BPJS Kesehatan Terbaru? Mulai 1 Januari 2021 Kelas III Naik, Simak Rinciannya

Baca juga: Tahun Ini, Pemkab Tanjab Timur Siapkan Rp 20 Miliar Khusus Untuk Vaksin Covid-19

Baca juga: PPPK 2021 akan Dibuka, Ini Daftar 147 Jabatan yang Bisa Dilamar Lewat Ini Jika Ada Formasinya

"Kalau nanti ada yang bangun hotel nanti siapa yang dapat, kan tidak ada masyarakat yang dapat, pasti orang-orang yang punya uang banyak, pemodal," ungkapnya.

"Sebagian kecil di Sarolangun sudah memiliki homestay seperti di daerah Bathin Pengambang, Air Hitam cuma memang belum banyak. Kalo di Batang Asai jumlah homestay paling di bawah sepuluh," pungkasnya. 

Penulis: Rifani Halim
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved