Breaking News:

Berita Merangin

BREAKING NEWS, Belajar Tatap Muka di Kabupaten Merangin Kembali Ditunda

Rencana sekolah tatap muka pada Senin (4/1) di Kabupaten Merangin terpaksa ditunda lagi.

TRIBUNJAMBI/MUZAKKIR
Kepala Dinas Pendidikan Merangin, M Zubir. BREAKING NEWS, Belajar Tatap Muka di Kabupaten Merangin Kembali Ditunda 

BREAKING NEWS, Belajar Tatap Muka di Kabupaten Merangin Kembali Ditunda

Laporan wartawan Tribunjambi, Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Rencana belajar tatap muka untuk siswa pada Senin (4/1/2021) di Kabupaten Merangin terpaksa ditunda lagi.

Hal itu mengingat terjadinya penambahan jumlah kasus Covid-19 di Merangin.

Kepala Dinas Pendidikan Merangin M Zubir menyebut, sebelumnya mereka memang telah menjadwalkan belajar tatap muka pada awal bulan ini, karena situasi yang belum memungkinkan, maka mereka terpaksa menunda lagi.

Baca juga: Tahun Ini, Pemkab Tanjab Timur Siapkan Rp 20 Miliar Khusus Untuk Vaksin Covid-19

Baca juga: SUDAH Cek Iuran BPJS Kesehatan Terbaru? Mulai 1 Januari 2021 Kelas III Naik, Simak Rinciannya

Baca juga: Mulai 1 Januari 2021, Tarif Iuran BPJS Kesehatan Kelas III Naik, ini Rincian Lengkapnya, Naik Segini

Dikatakan Zubir, pihaknya akan kembali melakukan rapat bersama tim gugus tugas, pengawas dan guru.

"Iya besok masih daring," kata Zubir, Minggu (3/1/2021).

Dikatakan Zubir, jika dalam rapat nanti disepakati sekolah tatap muka bisa dilakukan, maka Selasa (5/1/2021) sekolah sudah masuk kembali.

"Kita mau rapat kordinasi tentang pemantapan belajar tatap muka, insya allah selasa kita mulai tatap," kata Zubir lagi.

Sebelumnya, kondisi Kabupaten Merangin merupakan zona merah. Ini merupakan satu-satunya zona merah di Provinsi Jambi.

Baca juga: PPPK 2021 akan Dibuka, Ini Daftar 147 Jabatan yang Bisa Dilamar Lewat Ini Jika Ada Formasinya

Baca juga: SEGERA DIBUKA! 147 Jabatan Ini Bisa Dilamar Lewat PPPK 2021 Jika Ada Formasinya, Cek di Sini

Baca juga: Cara Mencegah Gejala PMS, Kurangi Konsumsi Makanan Asin dan Perbanyak Asupan Air

Dalam satu bulan, masyarakat yang terkonfirmasi positif mencapai 100 orang lebih. Sangking banyaknya, ruangan isolasi yang disiapkan tidak bisa menampung.

Namun, saat ini kondisinya sudah sedikit mereda. Pasien yang terkonfirmasi berangsur mulai sembuh dan sudah diperbolehkan pulang kerumah dan saat ini yang dirawat tinggal 55 orang.

Penulis: Muzakkir
Editor: Rahimin
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved