Editorial

Geng Motor di Kota Jambi Kembali Buat Ulah, Peran Ortu Diperlukan Untuk Mengawasi Anak-anaknya

Geng motor di Kota Jambi kembali buat ulah. Aksi sekelompok orang tersebut membuat resah.

Penulis: Rahimin | Editor: Rahimin
Tribun Jambi/Aryo Tondang
Tim gabungan Resmob Polda Jambi, Srigala Kota Polresta Jambi dan Polsek Jelutung meringkus 12 orang komplotan geng motor, Jumat (5/11/2020) pukul 23.40 WIB. Geng Motor di Kota Jambi Kembali Buat Ulah, Peran Ortu Diperlukan Untuk Mengawasi Anak-anaknya 

Geng Motor di Kota Jambi Kembali Buat Ulah, Peran Ortu Diperlukan Untuk Mengawasi Anak-anaknya

TRIBUNJAMBI.COM - Geng motor di Kota Jambi kembali buat ulah. Aksi sekelompok orang tersebut membuat resah.

Yang terbaru, sekitar 10 orang anggota geng motor melakukan penganiayaan kepada pengendara motor.

Kejadian terjadi kawasan Jalan Sunan Giri RT 05, Simpang III Sipin, Kotabaru, Kota Jambi.

Korban menderita luka di kepala kena sabeten samurai pelaku. Sedangkan motor korban ikut dirusak.

Baca juga: Asyik Berswafoto di Air Terjun Gunung Betung, Seorang Pendaki Dari Lampung Selatan Tewas Terjatuh

Baca juga: Rekam Jejak Komjen Boy Rafli Amar Mirip Tito Karnavian, Calon Kuat Pengganti Jenderal Idham Azis

Baca juga: Kelompok Teroris Jamaah Islamiyah Incar Anak Pesantren Ranking 1 Hingga 10, Dijadikan Pemimpin Baru

Berawal, saat komplotan geng motor tidak terima, saat korban menyalip rombongan mereka yang sedang konvoi.

Geng motor mengejar dan tanpa basa-basi kangsung melakukan penyerangan, hingga korban tidak dapat melakukan perlawanan.

Kejadian serupa pernah terjadi belum lama ini. Seperti terjadi di kawasan Lorong Purnawira, Sungai Puteri, Kota Jambi.

Polisi amankan geng motor di Kota Jambi, Jumat (6/11/2020)
Polisi amankan geng motor di Kota Jambi, Jumat (6/11/2020) (Tribunjambi.com/Aryo Tondang)

Saat itu, satu anggota geng motor tewas, usai mendapat perlawanan balik dari warga, Jumat (04/12/2020) lalu.

Sedikitnya, lebih dari empat insiden penyerangan terjadi, sejak Oktober 2020 ini.

Dari beberapa kejadian ini, tentu saja membuat resah masyarakat. Apalagi para orangtua yang mempunyai anak-anak usia remaja.

Baca juga: KEJAM, Dalam Semalam 222 Orang Tewas Dibantai, Rumah Dibakar Saat Penghuni Tertidur Lelap

Baca juga: Sikap Tegas PKS Tetap Jadi Oposisi Pemerintah, Ahmad Syaikhu: Bukan Sekedar Oposisi Asal Beda Ya

Baca juga: Rumah Jabatan Kapolres Nagekeo Diserang Sejumlah Pemuda, Wakil Bupati Kecewa, Kita Semua Tercoreng

Bukan tidak mungkin, ada anak-anak mereka masuk dalam geng motor, atau juga menjadi korban keganasan geng motor.

Di sinilah tugas orangtua awasi ketat pergaulan anak-anaknya. Jangan lengah, terus mengawasi agar tidak terjerumus ke hal-hal negatif. Selalu mengarahkan ke hal-hal positif. 

Jika itu dilakukan remaja yang masih bersekolah, peran pihak sekolah juga diperlukan untuk memberi edukasi agar jangan melakukan hal negatif ini.

Kepolisian juga harus didukung agar bisa mencegah kejadian serupa terulang lagi. Bila perlu ambil tindakan tegas supaya memberi efek jera.

Namun, yang terpenting, bagi pengendara motor harus berhati-hati bila membawa kendaraan pada malam hari, jangan sampai jadi korban begal.

Sumber: Tribun Jambi
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved