Breaking News:

Calon Kapolri

Penunjukan Irjen Petrus Golose Sebagai Kepala BNN, Tutup Peluang Bintang 2 Ikut Bursa Calon Kapolri

Presiden Joko Widodo menunjuk Irjen Petrus Golose sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Heru Winarko yang memasuki masa pensiun.

(KOMPAS.com/IMAM ROSIDIN)
Irjen Petrus Reinhard Golose di Mapolda Bali, Selasa (10/12/2019). Penunjukan Irjen Petrus Golose Sebagai Kepala BNN, Tutup Peluang Bintang 2 Ikut Bursa Calon Kapolri 

Penunjukan Irjen Petrus Golose Sebagai Kepala BNN, Tutup Peluang Bintang 2 Ikut Bursa Calon Kapolri

TRIBUNJAMBI.COM - Presiden Joko Widodo menunjuk Irjen Petrus Reinhard Golose sebagai Kepala BNN menggantikan Komjen Heru Winarko yang memasuki masa pensiun.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane menilai penunjukkan tersebut secara tidak langsung mengubah bursa calon Kapolri ke depannya.

Menurut Neta, peluang jenderal bintang dua Polri untuk masuk dalam bursa calon Kapolri telah tertutup usai penunjukkan tersebut.

Baca juga: Wakil Menteri BUMN Pahala Nugraha Mansury Punya Harta Rp 94 Miliar, Ini Rincian Harta Miliknya

Baca juga: Cerita Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Muti Ditawari Jabatan Wamen, Awalnya Mau, Tapi Akhirnya Ditolak

Baca juga: Sandiaga Uno Bingung Ditunjuk Jadi Menteri Usai Sembuh dari Covid-19, Pesan Mensesneg: Bismillah Mas

"Padahal sebelumnya ada salah satu dari tiga jenderal bintang dua polri yang disebut sebut akan menjadi bintang tiga dan masuk dalam bursa calon Kapolri, yakni Irjen M Fadil (Kapolda Metro Jaya), Irjen Lufthi (Kapolda Jateng), dan Irjen Dofiri (Kapolda Jabar)," kata Neta dalam keterangannya, Rabu (23/12/2020).

Neta menuturkan pergantian Kepala BNN yang terlambat 23 hari dinilai sebagai strategi untuk mengulur waktu agar mengunci masuknya jenderal bintang dua untuk bisa ikut dalam bursa calon Kapolri.

 Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis
Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis (Kompas.com)

"Strategi ini sebenarnya adalah tindakan maladministrasi dimana seorang pejabat negara yang sudah pensiun tapi tak kunjung diganti. Kepala BNN Komjen Heru sebenarnya sudah pensiun sejak 1 Desember 2020 tapi tak kunjung diganti. Pergantian baru dilakukan pada 23 Desember ini," ungkapnya.

"Memang jika pergantian dilakukan pada akhir November lalu tentu sarat dengan manuver politik berbagai pihak. Sebab dalam pertarungan jenderal bintang dua itu melibatkan orang orang dekat elit kekuasaan, mulai dari Kapolri Idham Azis, Presiden Jokowi, dan kubu Pejaten. Sehingga tarik menariknya sangat kuat," sambungnya.

Baca juga: SOSOK Eddy Hiariej, Saksi Ahli Kasus Ahok, Pengkritik UU Cipta Kerja, Kini Jadi Wamen Hukum & HAM

Baca juga: Daftar Nama-nama 5 Wakil Menteri Baru Yang Dilantik Presiden Jokowi

Baca juga: SUDAH RESMI, Presiden Joko Widodo Lantik 6 Menteri Baru di Istana Negara

Dengan tertutupnya jenderal bintang dua masuk dalam bursa, kata dia, calon Kapolri saat ini hanya diisi para calon dari jenderal bintang tiga berpangkat Komjen.

Diperkirakan, pekan depan, baik Dewan Kebijakan Tinggi (Wanjakti) Polri maupun Kompolnas sudah memproses nama nama calon Kapolri untuk diserahkan kepada Presiden Jokowi. 

"Dari nama-nama itu Jokowi akan memilih satu nama yang akan diserahkan ke DPR agar bisa dilakukan uji kepatutan oleh Komisi III.DPR sendiri saat ini masih reses dan baru akan mulai beraktivitas pada 11 Januari 2021," jelasnya.

Diperkirakan saat DPR memulai aktivitas, nama calon Kapolri sudah dikirimkan Istana Kepresidenan ke lembaga legislatif.

Dari informasi yang diperoleh IPW, kalangan istana kepresidenan sudah menjaring dua nama calon Kapolri.

Baca juga: SIAPA Letjen TNI Muhammad Herindra, Mantan Danjen Kopassus Yang Kini Dampingi Prabowo Subianto

"Yang satu jenderal bintang tiga senior dan satu lagi junior. Kedua nama itu akan dikaji lagi dengan masukan nama nama calon dari Wanjakti Polri maupun Kompolnas. Namun IPW memperkirakan Presiden Jokowi akan memilih figur jenderal senior sebagai Kapolri pengganti Jenderal Idam Azis," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul IPW: Penunjukkan Kepala BNN Tutup Peluang Jenderal Bintang 2 Ikut Bursa Calon Kapolri

Editor: Rahimin
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved