Kamis, 28 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Begini Bahaya Virus Corona Baru di Inggris hingga SBY Peringatkan Jokowi Soal Penyebarannya

Begini Bahaya Virus Corona Baru di Inggris hingga SBY Peringatkan Jokowi Soal Penyebarannya

Tayang:
Editor: Heri Prihartono
Kirill KUDRYAVTSEV / AFP
Seorang perawat menyuntikkan vaksin Sputnik V (Gam-COVID-Vac) di sebuah klinik di Moskow, Rusia pada 5 Desember 2020. 

Negara Inggris mengakui adanya mutasi varian baru dari virus corona.

Kepala Tenaga Medis Inggris Chris Witty mengatakan pemerintah Inggris telah melaporkan jenis baru virus corona tersebut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Tentu saja berita ini kembali membuat warga dunia panik. Bahkan sejumlah negara melarang penerbangan dari Inggris.

Baca juga: REKOR BARU Angka Kematian Tertinggi Sejak Pandemi di Indonesia, Sehari 221 Pasien Corona Meninggal 

Baca juga: Pesawat Lion Air dari Batam Tergelincir di Bandara Radin Inten II Lampung, Seluruh Penumpang Selamat

Baca juga: Asrama Mako Brimob Kelapa Dua Terbakar, Water Canon Dikerahkan Padamkan Api, 16 KK Terdampak

Antara lain Belanda, Belgia, Jerman, Italia, dan Perancis. Bahkan ada negara yang juga melarang kedatangan dari Inggris melalui jalur darat.

Inggris juga melakukan pencegahan sedini mungkin untuk menghindari penyebaran mutasi virus Corona ini.

Lantas, seperti apa jenis baru virus Corona ini?

Menteri Kesehatan Inggris Matt Hancock pada Minggu (20/12/2020) mengatakan, varian baru virus corona tak terkendali.

Akibatnya, Pemerintah Inggris memberlakukan lockdown ketat saat Natal di London dan Inggris tenggara.

Hancock juga memperingatkan, aturan-aturan ketat bisa tetap berlaku sampai vaksin Covid-19 disuntikkan sepenuhnya.

"Kami bertindak sangat cepat dan tegas," kata Hancock kepada Sky News, seraya membenarkan adanya perintah "di rumah aja" dan penutupan toko-toko non-esensial.

Ilustrasi Covid-19 atau virus corona
Ilustrasi Covid-19 atau virus corona (Freepik)

Aturan ini akan berdampak ke sekitar sepertiga populasi "Negeri Ratu Elizabeth".

"Sayangnya strain baru ini di luar kendali. Kita harus mengendalikannya," ucap Hancock.

Sebelumnya Perdana Menteri Inggris Boris Johnson pada Sabtu (19/12/2020) mengumumkan, orang-orang garus membatalkan rencana Natal dan tetap di rumah karena jenus baru virus corona ini menyebar jauh lebih cepat.

Kepada Sky News Hancock berkata, situasinya sangat serius.

"Akan sangat sulit mengendalikannya sampai kami mendapat vaksinnya. Inilah yang kita hadapi selama beberapa bulan mendatang."

Baca juga: Pengurus DPP PPP Dilarang Menjadi Caleg Pemilu 2024,  Suharso Targetkan Raih 11 Juta Lebih Suara

Baca juga: Rizky Billar Keceplosan Sebut Jadwal Nikah dengan Lesti Kejora, Gilang Dirga: Sudah Pesan Katering!

Baca juga: Kisah Penangkapan Makhluk Misterius Penghisap Darah di Kuningan, Polisi Kerahkan Pasukan Bersenjata

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved