Klaim Vaksin Covid-19 dari Tembakau Lebih Efektif, Ternyata Perusahaan Rokok Ini Ada di Baliknya
Perusahaan British American Tobacco (BAT) di Amerika ikut bergerak untuk menciptkan vaksin untuk Covid-19.
Klaim Vaksin Covid-19 dari Tembakau Lebih Efektif, Ternyata Perusahaan Rokok Ini Ada di Baliknya
TRIBUNJAMBI.COM - Wabah virus corona masihbelum berhenti mengancam penduduk di berbagai belahan dunia.
Bahkan Perusahaan British American Tobacco (BAT) di Amerika ikut bergerak untuk menciptkan vaksin untuk Covid-19.
BAT bergerak selangkah lebih dekat untuk memproduksi vaksin untuk virus corona (Covid-19).
Di mana vaksin yang rencananya akan segera diproduksi tersebut menggunakan bahan dasar tanaman tembakau.
Bahkan kini telah memenangkan persetujuan di Amerika Serikat (AS) untuk mulai melakukan pengujian pada manusia.
Baca juga: Dunia Terancam Bahaya! Virus Corona di Inggris Bermutasi Ada Jenis Baru, Belanda Panik Lakukan Ini
Baca juga: Taiwan Mendadak Kerahkan Militer Besar-besaran, Marah Pulau yang Dijaga 70 Tahun Ini Direbut China
Baca juga: China Marah Amerika Selalu Ikut Campur, Tiongkok Nekat Lakukan Hal Berbahaya Ini, Akhirnya Ketahuan
Baca juga: Ternyata Biden Lagi Siapkan Rencana Mengerikan Ini, Dunia Salah Anggap Biden Lebih Baik dari Trump
Perusahaan di balik merek rokok termasuk Lucky Strike, menyebut Administrasi Makanan & Obat AS telah memberikan izin untuk memulai studi klinis dengan sukarelawan dewasa.
Dilansir dari The Guardian, BAT memproduksi vaksinnya lewat anak perusahaannya di bidang farmasi, dan sudah berpengalaman memproduksi vaksin.
Perusahaan farmasi Kentucky BioProcessing (KBP), sebelumnya telah menangani pengobatan untuk Ebola dan juga mengembangkan vaksin flu musiman.

BAT juga mengatakan vaksinnya stabil pada suhu kamar, tidak seperti vaksin jab Pfizer / BioNTech yang diberikan di Inggris, yang harus disimpan dan diangkut pada sekitar -70 C.
Dr David O'Reilly, direktur penelitian ilmiah BAT, mengatakan:
“Beralih ke uji coba pada manusia dengan kandidat vaksin Covid-19 dan flu musiman kami adalah tonggak penting dan mencerminkan upaya besar kami untuk mempercepat pengembangan portofolio biologi kami yang baru muncul."
“Ini adalah teknologi vaksin nabati kami yang unik, yang bertindak sebagai inang yang cepat dan efisien untuk produksi antigen untuk berbagai penyakit."
"Yang memungkinkan kami membuat kemajuan ini dan menanggapi kebutuhan global yang mendesak akan perawatan yang aman dan efektif."
Vaksin BAT masih jauh tertinggal dari yang diproduksi oleh perusahaan obat besar seperti Pfizer, yang memberikan dosis di Inggris dan AS.
Baca juga: Nekat Melawan Amerika, Damaskus Berkomplot dengan Rusia, China dan Iran, Ini yang Terjadi di Suriah
Baca juga: Timor Leste Bahaya! Diserbu Ratusan Militer Australia, Orang-orang Lokal Dibunuh, Begini Kondisinya
Baca juga: GEGER 2 Polisi Terkapar Ditikam Massa Aksi 1812, Ketua PA 212: Kami Yakin 100% Mereka Bukan dari FPI