VIDEO: Diterpa Isu Miring di Twitter, JNE Gandeng Hotman Paris, Siap Pidanakan Pihak Kurang Ajar
JNE Express menunjuk Hotman Paris Hutapea sebagai kuasa hukum untuk menghadapi sejumlah isu miring yang dilayangkan kepada perusahaan
JNE menegaskan tidak pernah berafiliasi dengan kelompok manapun, termasuk dari lembaga maupun organisasi yang merugikan masyarakat.
Eri kemudian melanjutkan poin keempat terkait tuduhan Haikal Hassan memiliki saham di JNE.
Perlu diketahui, saat ini saham JNE dipegang oleh enam orang, yakni Mohammad Feriadi Soeprapto, Djohari Zein, Chandra Fireta, Marselinus Kuncoro Adi, Dwi Maryawati, dan keluarga almarhum Soeprapto Suparno.
JNE menegaskan, Haikal Hassan tidak memiliki saham maupun terlibat dalam urusan bisnis perusahaan penyedia jasa pengiriman ini.
Nama Haikal Hassan mulai dikaitkan dengan JNE setelah memberikan ucapan ulang tahun ke-30.
"Kita menerima ucapan selamat ulang tahun dari banyak tokoh dan berbagai golongan, salah satunya dari Bapak Haikal Hassan dan tokoh lain seperti Pak Ahok dan Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo," terang Eri.
Poin kelima, Eri meluruskan salam J yang bukan ditujukan untuk mendukung ormas tertentu.
Salam J sudah digunakan sejak 2017 yang melambangkan huruf pertama di brand JNE.
Terakhir atau poin keenam terkait tersangka pelemparan bom molotov di Wisma 2 Gedung BCA Slipi yang dituding sebagai kurir JNE.
"Kami tegaskan, tersangka bukan karyawan JNE dan sudah dijelaskan oleh pihak kepolisian," tandasnya.
Haikal Hassan, Ustaz yang Terkait dengan Ramainya Tagar #BoikotJNE di Twitter
Adapun di balik ramainya tagar #BoikotJNE, sosok Ustaz Haikal Hassan dikabarkan berkaitan dengan hal tersebut.
Hal itu berawal saat akun resmi ekspedisi JNE mengunggah video ucapan ulang tahun dari Haikal Hassan.
Meski kemudian video itu diturunkan.
Sebagian warganet kecewa karena menganggap JNE memberi ruang kepada Haikal Hassan.