Berita Tebo
Tiga Lembaga Lingkungan di Jambi Gelar FGD Terkait Perlindungan Masyarakat Adat, SAD, & Talang Mamak
Ketua pelaksana FGD, Ahmad Firdaus mengatakan, di wilayah Kabupaten Tebo terdapat sejumlah kelompok masyarakat adat.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/darwin sijabat
Tiga lembaga di Provinsi Jambi yakni Yayasan Orang Rimbo Kito (ORIK), Lembaga Pemantau Penyelamat Lingkungan Hidup (LP2LH) dan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jambi menggelar Focus Group Discussion (FGD) di aula terbuka hotel Aliya Kabupaten Tebo, Kamis (17/12/2020).
"Apapun hasil diskusi nantinya, mari sama-sama kita disepakati dan dijalani. Mudah-mudahan ini yang terbaik bagi kita semua," ujarnya.
Diketahui, pada FGD ini menghadirkan dua orang pembicara yakni Dosen Hukum Tata Negara Fakultas Hukum Universitas Jambi, Dasril Radjab, SH. MH dan Sekda Kabupaten Tebo yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Pemerintah Masyarakat Desa, M. Malik.
Kegiatan ini dihadiri para OPD terkait, Ketua Lembaga Adat Kabupaten Tebo, camat, Kepala desa, BPD dan NGO. (Tribunjambi.com/ Darwin Sijabat)