PETUNJUK BESAR Video Syur Mirip Gisel: Misteri Peristiwa 3 Tahun Lalu, Berawal dari Konsultasi Hukum

Kasus video syur mirip artis Gisella Anastasia masih bergulir. Bahkan, peristiwa 3 tahun lalu jadi perhatian.

Editor: Sulistiono
ist
Gisella Anastasa, Video Syur Mirip Gisel - Kasus video syur mirip artis Gisella Anastasia masih bergulir. Bahkan, peristiwa 3 tahun lalu jadi perhatian. 

TRIBUNJAMBI.COM - Update kasus video syur mirip Gisel masih terus menjadi sorotan publik.

Saat ini polisi masih terus melakukan penyelidikan terhadap video syur 19 detik yang sempat trending di Twitter.

Terbaru ucapan Hotman Paris soal peristiwa 3 tahun kemarin kembali diulas.

Hal ini terkait dengan curhat Gisel kepada Hotman Paris.

Kasus video syur mirip artis Gisella Anastasia masih bergulir. Bahkan, peristiwa 3 tahun lalu jadi perhatian.

Hal ini terkait ucapan pengacara Hotman Paris Hutapea soal peristiwa Gisel curhat padanya. Kala itu Gisel belum cerai dari Gading Marten.

Nah, pengacara yang juga pelapor video asusila mirip Gisel, Pitra Romadoni meminta pihak kepolisian memeriksa pengacara Hotman Paris.

Hal itu lantaran pengakuan Hotman Paris yang mengatakan bahwa Gisel telah menceritakan soal ponselnya yang hilang.

Hotman Paris mengatakan bahwa Gisella Anastasia alias Gisel sempat konsultasi hukum dengannya dan mengaku ponselnya pernah hilang tiga tahun lalu.

"Kemarin saya baca berita ada salah satu oknum (mengaku) bahwasanya 'handphone saya (Gisel) hilang 3 tahun lalu dan sudah berikan handphone tersebut kepada manajer' gitu," kata Pitra Romadoni mengutip pernyataan Hotman Paris, di Polres Jakarta Selatan, Senin (7/12/2020).

"Ini kan sudah diungkapkan ke publik. Jadi sumber yang menyatakan itu kepada publik harus dipanggil oleh penyidik biar ini terang benderang," kata kuasa hukum Gisella Anastasia ini.

Pitra Romadoni menilai bahwa ucapan Hotman Paris bisa menjadi kegaduhan dan menimbulkan tanda tanya besar.

"Jangan membuat suatu kegaduhan di tengah-tengah masyarakat, jangan membuat masyarakat bertanya-tanya," kata Pitra Romadoni.

Meski menggebu-gebu, dia tetap harus mengutamakan asas praduga tak bersalah.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved