Breaking News:

Berita Sungai Penuh

Diskominfo Kota Sungai Penuh Komitmen Akan Pulihkan Ekonomi UMKM

Kegiatan yang mengusung tema “Manfaat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” diikuti seluruh peserta se

TRIBUNJAMBI.COM, SUNGAIPENUH - Diskominfo Kota Sungai Penuh bekerjasama dengan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) kembali menggelar seminar daring (Webinar) KPCPEN.

Kegiatan yang mengusung tema “Manfaat Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM),” diikuti seluruh peserta secara virtual dari tempat masing-masing.

Seminar yang dilaksanakan melalui Aplikasi zoom itu dipandu moderator Riana Sari, Kasi Komunikasi Diskominfo Kota Sungai Penuh. Owner Radjea Coffee Sungai Penuh Herlina, dan Dr. Dariyo Kabid Kominfo Diskominfo Kota Sungai Penuh bertindak sebagai narasumber.

Baca juga: Zumi Zola Sebut Ada Permintaan Proyek Rp 50 Miliar dari Ketua DPRD Provinsi Jambi di Masanya

Dariyo menyampaikan, webinar ini merupakan webinar kedua yang dipercayakan oleh Kemkominfo RI, setelah sukses menggelar webinar sebelumnya tentang Vaksin Aman Masyarakat Sehat.

Selain penanganan krisis kesehatan, Pemerintah juga menjalankan program PEN sebagai respon atas penurunan aktivitas masyarakat yang berdampak pada ekonomi, khususnya sektor informal atau UMKM.

“Program PEN merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk mengurangi dampak Covid-19 terhadap perekonomian, maka pemerintah menyiapkan program PEN untuk memulihkan ekonomi Indonesia baik itu dari sisi produksi maupun konsumsi,” ungkap Dariyo.

Baca juga: Perubahan Nomenklatur, Tidak Ada Lelang Kendaraan Akhir Tahun Ini di Pemprov Jambi

Pemerintah Kota Sungai Penuh dalam hal ini Dinas Kominfosta dimasa pandemi Covid-19 telah melakukan berbagai upaya, untuk UMKM sendiri Diskominfosta menyampaikan segala seluk beluk tentang UMKM.

“Yang kita sampaikan yaitu, tentang produk yang dihasilkan, cara pemasaran, dan cara meningkatkan branding produk, tentunya dengan yang berbasis teknologi informatika,” terangnya.

Sementara itu, Herlina mengungkapkan, dimasa pandemi Covid-19 saat ini tentunya sedikit banyak menggangu para pelaku UMKM, maka untuk UMKM bisa bertahan dimasa pandemi ini hendaknya pelaku harus solid, berkomitmen dan tidak berubah arah.

Baca juga: Bentuk Penyambutan Natal, UKMKKUNJA Bakti Sosial, Bagi-bagi Masker dan Sembako

Sedangkan strategi UMKM agar bisa bertahan dimasa pandemi Covid-19 saat ini, salah satunya pelaku tidak boleh stress, harus kreatif dan inovatif, menjaga cash flow (laporan arus keuangan), menjaga keinginan customer dan harus tetap mereview produk sesuai dengan keinginan customer.

“Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sangat bermanfaat bagi UMKM, diantaranya mampu memperpanjang nafas para pelaku UMKM. Baik itu dalam bentuk bantuan langsung yang diberikan pemerintah ataupun memberikan perpanjangan dalam pembayaran kredit, sehingga memberi waktu pelaku UMKM untuk beraktivitas,” tutur Herlina.

Ditambahkan Herlina, tiga cara kongkrit untuk melakukan pemasaran produk dimasa pandemi Covid-19, di antaranya komunikasi secara intens dengan pelanggan (customer), gunakan Medsos sebagai media pemasaran, buat ketertarikan terhadap produk.

Penulis: Herupitra
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved