Cara Merawat Tanaman Hias Fittonia, Si Kecil dengan Warna Memanjakan Mata

Sejak tren merawat tanaman hias booming, ada banyak tanaman hias yang populer dan banyak dicari. Sebut saja monstera, aglonema, philodendron, caladiu

Editor: Suci Rahayu PK
istimewa
Fittonia 

TRIBUNJAMBI.COM - Tren merawat tanaman hias mulai banyak digemari masyarakat sejak ada pandemi Covid-19.

Rasa bosan harus banyak beraktifitas di rumah saja menjadikan hobi-hobi seperti itu lebih menarik.

Sejak tren merawat tanaman hias booming, ada banyak tanaman hias yang populer dan banyak dicari.

Sebut saja monstera, aglonema, philodendron, caladium, calathea, alocasia, dan sebagainya. Saking populer dan diincar, harganya pun melejit.

Aglonema Red Kochin
Aglonema Red Kochin (internet)

Untuk Anda yang ingin merawat atau mengoleksi tanaman hias lain, barangkali fittonia dapat Anda pilih.

Dilansir dari Bloomscape, Selasa (8/12/2020), fittonia adalah tanaman ringkas dengan dedaunan berpola mencolok.

Fittonia cukup mudah dirawat dan dapat mentolerir berbagai kondisi pencahayaan.

Baca juga: KENAPA Jenazah 6 Pengikut Hhbib Rizieq Belum Bisa Diambil FPI? TNI dan Polisi Jaga RS Kramat Jati

Baca juga: TEMA ILC TV One Malam Ini Bukan Bahas Tewasnya 6 Pengikut Rizieq, Karni Ilyas Pilih Kasus Mensos

Fittonia lebih menyukai lingkungan yang lembab dan akan mendapat manfaat dari gerimis.

Jika Anda suka merawat tanaman yang harus sering diurus, ini adalah tanaman yang tepat.

Fittonia berasal dari Amerika Selatan, kebanyakan ditemukan di Peru. Tanaman ini tumbuh di hutan hujan tropis sebagai penutup tanah di bawah kanopi pohon.

Oleh sebab itu, ukurannya relatif kecil dan lebih menyukai cahaya tidak langsung. Fittonia dapat dipangkas menjadi kecil jika Anda memilih untuk tidak memindahkannya ke dalam pot yang lebih besar.

Fittonia
Fittonia (istimewa)

Tanaman ini pun tidak beracun, sehingga aman untuk anak-anak dan hewan peliharaan di rumah.

Cara merawat fittonia

1. Pencahayaan

Fittonia lebih menyukai cahaya terang dan tidak langsung. Cahaya yang lebih redup dapat menyebabkannya kehilangan sebagian dari warna cerahnya dan pertumbuhannya akan lambat.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved