Kisah Anggota Kopassus

Kisah Anggota Kopassus, Bikin Tumbang Pelatih Master Karate Hanya dengan Beberapa Jurus

ada peristiwa yang cukup unik pada tahun 1960, yang pada saat itu Kopassus masih bernama Resimen Para Komando Angkatan Darat (RPKAD) dengan Komandan K

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
ist
anggota Kopassus 

TRIBUNJAMBI.COM - Kehebatan sosok Haji Umar pelatih bela diri Kopassus telah begitu melegenda.

Sosok ahli ilmu kanuragan di Korps Baret Merah Kopassus ini kemampuan beladirinya tak bisa dipandang sebelah mata.

Bahkan master karate asal Jepang yang didatangkan untuk melatih beladiri anggota Kopassus dibuat tak berdaya.

Bela diri merupakan keahlian Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari tentara negara lain.

Bila Jepang punya Karate dan Taekwondo. Indonesia memiliki ilmu bela diri silat yang selalu dilatih kepada anggota TNI.

Baca juga: Kisah Kopassus, Miliki Senjata Andalan Yakni Pisau Komando, Terlihat Biasa Tapi Miliki Keistimewaan

Baca juga: Kisah Kopassus, Tim Halilintar yang Beranggota 11 Personil Melakukan Teknik Bunuh Senyap

Baca juga: Kisah Kopassus, Empat Anggota Baret Merah Kena Tombak dan Hujan Panah Beracun di Hutan Papua

Wajar saja, dalam beberapa kompetisi beladiri, TNI selalu menyabet beberapa penghargaan.

Bahkan sebuah kisah nyata yang selalu disiarkan ini menunjukkan kekuatan beladiri TNI dari beladiri lainnya.

Walau kekuatan TNI masih saja diremehkan gegara teknologi militernya masih tak semaju negara lain.

Tapi, bukan satu dua, sudah banyak cerita bagaimana prajurit TNI berhasil melibas lawan hingga menggentarkan mental musuh.

Mulai dari mengusir kapal perang malaysia hingga cerita heroik prajurit yang tertembak malah mampu menghabisi 83 musuh.

Bak Siluman, Prajurit Kopaska Ini Sendirian Bentak ABK Kapal Perang Malaysia, Komandan pun Ciut

Kisah Pratu Suparlan, Prajurit Kopassus Ditembak Musuh Peluru Bersarang tapi Mampu Habisi 83 Lawan

Kisah tentang sepak terjang Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dalam medan pertempuran takkan pernah ada habis-habisnya dan aksi mereka selalu menuai decak kagum.

Mulai dari latihan yang sangat keras dan berbahaya sampai operasi militer sengan misi sulit di gunung, hutan, laut bahkan bandara sudah pernah dilakoni oleh pasukan elit ini.

Tapi, meskipun kenyang bertarung, Kopassus nampaknya tidak pernah puas dengan kemampuan yang mereka miliki sehingga mendorong mereka untuk terus berlatih dan berlatih.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved