Wikijambi

WIKIJAMBI 10 Tempat di Jambi yang Simpan Nilai Sejarah, dari Museum, Rumah Adat, hingga Monumen

Provinsi Jambi merupakan satu di antara yang menyimpan banyak sejarah. Peninggalan sejarah di Jambi dapat ditemui hampir di semua kabupaten/kota.

Penulis: Mareza Sutan AJ | Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/mareza
Museum Siginjei 2020 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Provinsi Jambi merupakan satu di antara yang menyimpan banyak sejarah. Peninggalan sejarah di Jambi dapat ditemui hampir di semua kabupaten/kota.

Tribunjambi.com merangkum 10 di antara tempat yang menyimpan nilai sejarah Jambi, mulai dari museum, hingga monumen.

1. Museum Siginjei

Museum Siginjei merupakan satu di antara museum yang terletak di Kota Jambi. Museum Siginjai Jambi ini berlokasi di Jalan Jenderal Urip Sumoharjo, Sungai Putri, Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi, Jambi 36124.

Museum Siginjai ini menyimpan berbagai koleksi benda-benda bersejarah, benda seni tradisi, hingga sejumlah instalasi edukasi pewarisan budaya lainnya.

Baca juga: UPDATE Tujuh Kecamatan di Batangari Terendam Banjir, Data Sementara Tujuh Ribu Rumah Terdampak

Baca juga: Masuk Akhir Tahun, Tiga Ponsel Oppo Ini Turun Harga Lengkap dengan Spesifikasinya, Ada RAM 8GB

Baca juga: Keren! Ayya Renita ART Arya Saloka di Ikatan Cinta RCTI Penampilannya Modis Banget

Museum Siginjei sebelumnya dikenal dengan nama Museum Negeri Jambi. Informasi yang diperoleh, museum ini pertama kali dibangun pada 1981.

Peletakan batu pertama pembangunan Museum Negeri Jambi dilakukan pada tanggal 18 Februari 1981 oleh Gubernur Jambi, Masjchun Syofwan.

Itu merupakan titik awal gerakan program pembangunan museum di Provinsi Jambi.

Museum Siginjei 2020
Museum Siginjei 2020 (tribunjambi/mareza)

Benda-benda warisan budaya yang terhimpun di Museum Negeri Jambi atau belakangan dikenal dengan Museum Siginjei merupakan warisan budaya yang mempunyai nilai-nilai luhur yang mencerminkan kehidupan masyarakat Provinsi Jambi pada masa lalu. 

2. Museum Perjuangan Rakyat Jambi

Museum Perjuangan Rakyat Jambi (MPRJ) berada di pusat Kota Jambi. Museum ini didirikan tahun 1993. Pendirian museum ini diprakarsai oleh Dewan Harian Daerah Angkatan 45 (DHD 45) dan Pemerintah Daerah Provinsi Jambi.

Pembangunan Museum Perjuangan Rakyat Jambi ini dilakukan untuk mengenang perjuangan rakyat Jambi dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Pada tanggal 6 Juni 1993, dilaksanakan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia, Letnan Jenderal Achmad Tharir.

Museum ini dibangun sebagai wujud dari pentingnya bangunan sebagai monumen dalam mengenang sejarah perjuangan rakyat Jambi semasa pergerakan nasional dan Kemerdekaan Indonesia.

Museum Perjuangan Rakyat Jambi banyak menyimpan koleksi berupa peninggalan rakyat Jambi pada masa lalu. Barang-barang peninggalan tersebut tersusun rapi di lemari pajang yang terdapat di sana.

Museum Perjuangan Rakyat Jambi
Museum Perjuangan Rakyat Jambi (Tribunjambi/mareza)
Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved