RS Permata Hati Bungo Ditutup Sementara, Dinkes dan Pihak RS Beda Pendapat Soal Penutupan
Dia menjelaskan dilakukannya tracking tersebut lantaran adanya tenaga medis di RSU Permata Hati yang terpapar Covid-19.
Penulis: Darwin Sijabat | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Diberitakan sebelumnya, pelayanan Rumah sakit Permata Hati Muara Bungo ditutup sementara hingga 27 November 2020.
Berdasarkan surat nomor 369/ND-DIR/RSPH/XI/ 2020 yang didapatkan Tribunjambi.com ditujukan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo.
Dalam isi surat disebutkan bahwa rumah sakit Permata Hati menyampaikan terimakasih atas kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo.
Kemudian, surat itu sebagai balasan dari Dinkes Bungo dengan nomor 445/6857/DINKES per tanggal 23 November 2020 perihal penutupan pelayanan sementara.
"Berdasarkan hal tersebut kami akan melakukan penutupan pelayanan sementara untuk melakukan tracking dan desinfektan gedung RSU Permata Hati secara bertahap dari 23 - 27 November 2020," bunyi surat yang ditandatangani Direktur Rumah Sakit Permata Hati, dr Venny Permita Rati dikutip Tribunjambi.com, Selasa (24/11/2020).
Sementara itu di pintu masuk rumah sakit tersebut ditempel pengumuman bahwa akan dilakukannya tracking dan desinfektan sesuai dengan surat diatas.
Dalam pengumuman itu dijelaskan, tanggal 24-26 November 2020 pelayanan rawat inap ditutup. Kemudian, poin kedua berbunyi tanggal 27 November 2020 semua pelayanan ditutup. Sedangkan poin ketiga berbunyi, pelayanan akan dibuka kembali pada 28 November 2020.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/rs-permata-hati-bungo-ditutup-sementara.jpg)