Breaking News:

Penanganan Covid

Baru Berjalan Enam Hari, 516 Warga Batanghari Tak Pakai Masker Terjaring Operasi Yustisi

Operasi Yustisi dimulai 19 November dan berakhir pada 4 Desember 2020 bertujuan untuk penegakan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai pe

Tribunjambi/Musa
Satgas Covid-19 Batanghari saart menggelar Operasi Yustisi. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Sebanyak 516 orang terjaring Operasi Yustisi di Batanghari yang digelar oleh Satgas Covid-19 Batanghari.

Operasi Yustisi dimulai 19 November dan berakhir pada 4 Desember 2020 bertujuan untuk penegakan protokol kesehatan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Batanghari.

Satgas Covid-19 terdiri dari Anggota Satpol PP, Dinas Kesehatan, BPBD, Polri dan TNI secara bergiliran melakukan Operasi Yustisi di setiap kecamatan.

Berdasarkan catatan lapangan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Batanghari (BPBD), disampaikan oleh Anwar Selaku anggota Satgas Covid-19 Batanghari, Rabu (25/11/2020).

Baca juga: BREAKING NEWS Bupati dan Wakil Bupati Muaro Jambi Diperiksa KPK Hari ini

Baca juga: 4 Keputusan Kontroversial Menteri KKP Edhy Prabowo yang Ditangkap KPK, Beda Dengan Susi Pudjiastuti

Baca juga: PROFIL Elon Musk, Dinobatkan sebagai Orang Terkaya Ketiga di Dunia, Kalahkan Bill Gates Berkat Tesla

“Giat yang dilaksanakan di depan Kantor Bupati Batanghari kemarin berhasil beri teguran kepada 110 orang yang enggan menggunakan masker,” kata Anwar.

Sebelum di depan kantor Bupati Batanghari, Anwar sebut bahwa juga dilaksanakan di tiga kecamatan, yakni empat kali di Kecamatan Muara Bulian, masing-masing satu kali di Muara Tembesi dan Batin XXIV, beberapa hari belakangan ini.

“Hari pertama pelaksanaan ada 84 warga, kemudian hari kedua 85 warga, hari ketiga 93 warga, hari keempat 100 warga dan hari kelima 44 warga yang terjaring razia,” ungkapnya.

Jika ditotal sejak hari pertama hingga pertengahan jadwal operasi ini mencapai 516 warga yang tidak memakai masker.

Tindak lanjut terhadap ratusan orang yang melanggar Peraturan Bupati Batanghari Nomor 64 tahun 2020 tersebut, dikatakan Anwar bahwa mereka telah diberikan sanksi berupa teguran secara tertulis.

“Akan tetapi jika masih mengulangi maka akan diberikan sanksi selanjutnya berupa denda Rp 55 ribu,” ucapnya.

Kepada seluruh masyarakat pihaknya imbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, rajin mencuci tangan dan tak luput untuk menjaga jarak.

“Demikian hal itu bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten Batanghari,” pungkasnya

Penulis: A Musawira
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved