Siapa Sosok Mehriban Aliyeva, Istri Presiden Azerbaijan Pernah Masuk 10 Wanita Berpengaruh di Dunia
Mehriban Aliyeva merupakan Istri Presiden Azerbaijan. Dia pernah masuk 10 wanita berpangaruh di dunia.

Besar di Tengah Kultur Syiah di Azerbaijan
Mehriban Aliyeva tumbuh besar di antara keluarga bertradisi Islam Syiah. Tapi keluarganya dikenal sekuler, sehingga agama tidak terlalu jadi perkara penting buat mereka.
Di bawah kekuasaan Uni Soviet, warga Azerbaijan dan termasuk Aliyeva, hidup dalam kultur Eropa dan pengaruh komunis cukup kuat.
Meski begitu, berkat koneksi keluarganya, Aliyeva tidak pernah mengalami situasi buruk . ia mendapatkan pendidikan terbaik. Di sekolah paling bagus di Baku.
Ketika dewasa, Aliyeva dijodohkan keluarganya ke putra politikus terpandang Azerbaijan kala itu, Heydar Aliyev.
Aliyeva menurut kehendak orangtuanya, dan dinikahi putra Heyder Aliyev bernama Ilham Aliyev pada 1984.
Setelah menikah, Aliyeva melanjutkan studi kedokteran dan Akademi Musik Sechenov di Moskow. Ia lulus program spesialisasi mata pada 1988, dan sempat praktik di Moskow hingga Uni Soviet bubar.
Kembali ke Baku, ia membesarkan anak-anaknya sekaligus mendampingi suaminya sebagai politisi. Mertuanya, Heyder Aliyev terpilih sebagai presiden ke-3 Azerbaijan.
Baca juga: Millen Cyrus cerita ke Denny Sumargo soal Sikap Ashanty : Bunda Itu Keras tapi Mengajarkan Kebenaran
Baca juga: Daftar UMK 2021 Jawa Tengah dan Jawa Barat Tahun, Cek Deretan Daerah yang Tidak Naik
Baca juga: Insentif Kartu Prakerja Benarkah Ditambah Rp 150 Ribu? Ini Syarat dan Cara Daftar Isi Surveinya
Pada 203, Heydar Aliyev meninggal dunia. Kekuasaan berpindah ke Ilham Aliyev tanpa bisa ditolak rakyat Azerbaijan.
Sejak itu, Mehriban Aliyeva menjadi First Lady Azerbaijan. Media The Sunday Times pernah menulis, Aliyeva dikenal sangat flamboyan, modis, menyukai musik klasik, dan hobi perawatan tubuh.
Sebagai istri orang paling berkuasa di negaranya, Aliyeva membantu mengurusi Heydar Aliyev Foundation.
Lewat yayasan itu, klan Aliyev membangun sekolah, pusat kesehatan, dan menggelar acara-acara kebudayaan di seantero negeri.
Kalangan oposisi menyebut kegiatan yayasan itu bahkan melampaui kegiatan resmi pemerintah. Klan Aliyev seperti berusaha melanggengkan dinasti mereka hingga tak tergantikan.
Deretan keterangan, kegiatan, dan apa saja yang dilakukan Aliyeva sebagai First Lady diunggah di situs pribadinya, mehriban-aliyeva.az.
Foto-foto yang ditampilkan di laman itu serba glamour, dilihat dari pakaian yang dikenakan, perhiasan, dan tata rias wajah Aliyeva.