Breaking News:

Human Interest Story

Kisah keluarga Zaini, 5 Tahun Membaur Bersama Penduduk Sadu, Hidup Dari Berburu Sejinjing

Hidup menumpang dan bekerja sebagai pencari  pakan pancing, teman rekan almarhum Zaini ceritakan keseharian hingga meninggalnya almarhum. 

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Rahimin
instagram khuruj_indonesia
Postingan kisah keluarga di akun instagram khuruj_indonesia 

Sudah 5 Tahun Membaur Bersama Penduduk Sadu, Keluarga Zaini Hidup Dari Berburu Sejinjing

Laporan Wartawan Tribunjambi.com, Abdullah Usman 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Hidup menumpang dan bekerja sebagai pencari pakan pancing, teman rekan almarhum Zaini ceritakan keseharian hingga meninggalnya almarhum. 

Dikatakan Abdurrahman warga Rt 01 Desa Sungai Sayang, merupakan teman keseharian dan sekaligus tetangga Zaini kepada Tribunjambi.com, keseharian almarhum memang hidup keterbatasan dan seadanya. 

Bekerja sebagai pencari sejinjing (hewan khas pesisir) yang nantinya dijual untuk pakan pancing, dan sesekali mencari hewan seafood untuk di jual.

Rumah yang terbuat dari kayu dan beratapkan daun nipah tersebut dibangun gotong royong oleh warga sekitar dan menumpang di tanah warga.

Baca juga: Warga Tapanuli Tengah Kaya Mendadak, Batu Meteor Jatuh Dari Langit Dibeli Kolektor Puluhan Miliar

Baca juga: DAFTAR Sejumlah Wilayah di Provinsi Jambi yang Terkena Pemadaman Listrik Hari Ini

Baca juga: Surat Suara Pilgub Jambi Selesai Dicetak, 3 Hari Lagi Sampai di KPU Kabupaten Kota

"Untuk almarhum sendiri memang warga pendatang dari Sumbar, dan tinggal di Desa Sungai Sayang ini sudah lebih kurang 4-5 tahun lalu," ujarnya, Rabu (18/11/2020).

Dikatakannya pula, sebelum meninggal pada Minggu 15 November lalu, almarhum sempat menderita sakit selama lima hari. Awal mula sakitnya almarhum setelah sempat digigit ular saat bekerja.

"Awalnya dia digigit ular, sejak itu almarhum mulai kurang sehat dan lemas hingga jarak lima hari sakit berpulang," jelasnya.

Saat ini Istri dan Empat orang anaknya masih berada di rumah duka, pihak warga setempat juga tengah bermusyawarah bagaimana untuk tindak lanjut bagi keluarga yang ditinggalkan. Mengingat selain seorang istri almarhum juga meninggalkan empat orang anak yang masih kecil kecil.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved