Irjen Rudy Sufahriadi Bukan Orang Sembarangan, Dicopot Kapolri, Punya Pengalaman Tangkap Teroris

Irjen Rudy Sufahriadi bukan orang sembarang. Ia dicopot kapolri dari jabatannya sebagai Kapolda Jawa Barat. Rudy punya pengalaman tangkap teroris.

Editor: Rahimin
(Tribun Jabar/Ery Chandra) (Tribun Jabar/Ery Chandra)
Mantan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudy Sufahriadi, di Rumah Sakit MH Thamrin, Kabupaten Purwakarta, Selasa (3/9/2019). 

Irjen Rudy Sufahriadi Bukan Orang Sembarangan, Dicopot Kapolri, Punya Pengalaman Tangkap Teroris

TRIBUNJAMBI.COM - Irjen Rudy Sufahriadi bukan orang sembarang. Ia dicopot kapolri dari jabatannya sebagai Kapolda Jawa Barat. Rudy punya pengalaman tangkap teroris.

Ia dicopot karena dinilai lalai menegakkan protokol kesehatan alias prokes saat acara Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Bogor.

Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Argo Yuwono, mengatakan pencopotan itu tertuang dalam surat telegram Kapolri tertanggal 16 November 2020.

Kini Rudy dimutasi menjadi Widyaiswara Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri.

Baca juga: Mantan Wakapolda Jambi Belum Setahun Jadi Kapolda Metro Jaya Dicopot Kapolri, Karena Biarkan Hal Ini

Baca juga: Setelah Kapolda Metro Jaya dan Kapolda Jabar, Kapolri Mutasi Sejumlah Kapolres di Jabodetabek

Baca juga: Irjen Nana Sudjana Calon Kuat Kapolri dari Gang Solo, IPW Menduga Pencopotan Bagian Dari Persaingan

Rudy Sufahriadi Bukan Orang Sembarangan

Rudy Sufahriadi lahir di Cimahi, Jawa Barat, pada 23 Agustus 1965 silam. Pria tinggi besar ini bukan orang sembarangan.

Di internal kepolisian, jenderal bintang dua ini akrab disapa Rudy Gajah.

Ia pernah bergabung dalam satuan elite pemberantas teroris, Densus 88.

Rudy juga sempat bertugas di Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Pada 2005, Rudy Sufahriadi ditunjuk menjadi Kapolres Poso, Sulawesi Tengah.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriady, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Ade Eddy Adhyaksa, memperlihatkan lengan kanannya seusai disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Selasa (25/8/2020). Keempat pejabat tersebut resmi menjalani penyuntikan atau uji klinis tahap III Vaksin Sinovac Covid-19 dengan menjalani banyak prosedur, dimulai dengan pemeriksaan tekanan darah dan kondisi tubuh, rapid test, penyuntikan, kemudian menunggu reaksi penyuntikan selama 30 menit.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi Kapolda Jawa Barat Irjen Rudy Sufahriady, Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Nugroho Budi Wiryanto, dan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat Ade Eddy Adhyaksa, memperlihatkan lengan kanannya seusai disuntik vaksin Covid-19 di Puskesmas Garuda, Jalan Dadali, Kota Bandung, Selasa (25/8/2020).  (TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Dua tahun di Poso, Rudy ditarik ke Jakarta. Ia sempat menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya pada 2007.

Lalu, ia menjadi Kepala Densus 88 Anti-Teror Polda Metro Jaya pada 2007.

Rudy kemudian diangkat menjadi Kepala Kepolisian Resor Metro Jakarta Utara pada 2009.

Ia menjadi Perwira Menengah Densus 88 Anti-Teror Polri pada 2010.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved