PNS Corner

Suhaili ASN Asal Batanghari Ini Ternyata Menciptakan Lagu Daerah, 'Benteng Tembesi Warisan Negri'

Lagu daerah diciptakannya berhasil mendapatkan juara satu se Provinsi Jambi. Disaat mengikuti lomba parade lagu daerah pada 2019 lalu.

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/musa
Suhaili, PNS asal Batanghari ini ternyata juga menciptakan lagu. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Suhaili (49) seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemkab Batanghari.

Ia pendiri sanggar seni. Namun dirinya juga menciptakan lagu daerah.

Lagu daerah diciptakannya berhasil mendapatkan juara satu se Provinsi Jambi. Disaat mengikuti lomba parade lagu daerah pada 2019 lalu.

Awal mula menciptakan lagu yang berjudul Benteng Tembesi Warisan Negri dikatakan Suhaili.

Baca juga: Calon Kapolri Pengganti Jenderal Idham Azis, IPW Sebut Syarat Utama Pernah jadi Kapolda di Jawa

Baca juga: Peringatan BMKG, Terjadi Hujan lebat Disertai Petir di Sejumlah Wilayah Indonesia Termasuk Jambi

Baca juga: Dua Hari Dirawat di Jakarta, Bupati Nduga Meninggal Dunia

Ia bilang membuat lagu ini pada 2012 lalu, disaat dirinya memandang tinggalan benteng kolonial yang kurang terurus.

“Setelah melihat kondisi benteng itu sudah rusak, lantas terinspirasi untuk membuat lirik lagu yang menggambarkan kondisi lingkungannya,” kata Suhaili, Senin (16/11/2020).

“Dari sana saya berproses meciptakan lagu daerah ini. Bertajuk peninggalan benteng,” katanya lagi.

Menjadi seorang ASN sejak 1997, ia mengungkapkan bahwa proses pembuatan lagu sebenarnya sudah lama.

Namun ia mengaku adanya keterbatasan teknologi yang menjadikan lirik lagu itu kurang terekspos di tengah masyarakat Batanghari.

“Belum ada dapur rekaman, belum mengenali Youtube dan semacamnya, alhasil saya hanya menunggu moment lomba parade lagu daerah,” ujar Suhaili.

“Allhamdullilah waktu diikuti lomba, serta dibawakan oleh pemuda Batanghari menjuarai tingkat Provinsi,” ungkap Pria yang lahir di Desa Rambutan Masam Kecamatan Muara Tembesi.

Dirinya juga Selaku Kasi Seni Budaya dan Perfilm di Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Batanghari menyebutkan jika mendengar syair dan lagunya bisa sebagai media sosialisasi mengenai benteng-benteng di pinggiran Sungai Batanghari.

Ia mengaku dengan adanya tinggalan itu belum sepenuhnya memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

“Oleh karna lirik lagu yang saya ciptakan ini menyangkut potensi daerah maka lagu ini sebagai media promosi kepada masyarakat luas, supaya mengenali identitas Kabupaten Batanghari sebagai kota tua,” tutupnya.

Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved