Pilkada di Jambi
Baliho Fachrori Umar-Syafril Nursal Dirusak, Tim Belum Melapor, Saiful: Biar Masyarakat Menilai
Suhu politik kini mulai meningkat. Bukan hanya semakin intensifnya pasangan calon dan tim melakukan sosialisasi ke masyarakat.
Penulis: Hendri Dunan | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Tim pemenangan Fachrori Umar-Syafril Nursal menyesalkan pengerusakan baliho mereka.
Suhu politik kini mulai meningkat. Bukan hanya semakin intensifnya pasangan calon dan tim melakukan sosialisasi ke masyarakat.
Tetapi juga dengan aksi saling intip dan dilaporkan kepada Bawaslu.
Juga adanya pengerusakan alat peraga kampanye (APK), atau baliho.
Baca juga: Cara Mengerjakan Puasa Senin Kamis, Lengkap Bacaan Niat hingga Doa Buka Puasa
Baca juga: Hasil MotoGP Valencia 2020, Finish di Posisi ke-7, Joan Mir Kunci Juara Dunia MotoGP 2020
Baca juga: SAH Jadi Suami Istri, Keluarga Sule dan Nathalie Holscher Menangis Terharu
Keduanya terarah ke pasangan Incumbent, Fachrori-Syafril.
"Kita cukup menyesalkan. Kalau di daerah kandidat masih ada APK kandidat yang lain dirusak,"ujar Saiful Roswandi, Juru Bicara Fachrori-Syafril, Minggu (15/11/2020).
Saiful Roswandi mengatakan bila perbuatan itu mencerminkan bahwa demokrasi di daerah tersebut belum begitu baik. Semestinya hal seperti itu tidak mesti terjadi.
Terhadap pengerusakan APK itu sendiri, Saiful mengatakan bahwa pihaknya belum berpikir untuk melakukan pelaporan hukum. Dirinya mengatakan biarlah masyarakat yang menilai.
"Cukup publik yang menilai,"ujarnya.
Dan bukan itu saja, Jubir Fachrori-Syafril juga mengatakan agar atas kejadian itu, pihak Bawaslu bisa proaktif mengambil tindakan tanpa harus menunggu laporan.
"Tapi Semestinya Bawaslu bisa mengambil tindakan. Tidak semua harus menanggu laporan. Bilamana ada pelanggaran. Bawaslu selayaknya bertindak. Karena itulah tugas mereka,"ucapnya.
Pasangan Fachrori-Syafril ini beberapa waktu lalu juga sudah dilaporkan ke Bawaslu terkait beredarnya foto terkait bagi-bagi sembako oleh tim advokasi Haris-Sani.
Meski ketika itu juga dibantah bahwa itu dilakukan oleh tim Fachrori-Syafril.
Kini pasangan Incumbent ini juga harus menerima kenyataan jika ada APK mereka yang di rusak.