UMKM Jambi
Youtuber Cantik Jambi Mendirikan UMKM Pemijahan Ikan Guppy, Dua Bulan Hasilkan 15 Ribu Ikan Guppy
Berawal dari sering membuat konten tentang ikan Guppy di Jambi, Nyayu Ega Auwia akhirnya tertarik menjadi Breeder Guppy Farms Jambi
Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Berawal dari sering membuat konten tentang ikan Guppy di Jambi, Nyayu Ega Auwia akhirnya tertarik menjadi Breeder Guppy Farms Jambi binaan Riky Suryadi.
Mengusung brand Nyayu Guppy Fams, saat ini Nyayu Ega Auwia atau yang biasa disapa Ega sudah mampu memproduksi 15 ribu ikan guppy dalam dua bulan.
Ega mengatakan keberhasilannya ini tidak lepas dari campur tangan Riky Suryadi sebagai sesepuh dari Guppy Farms Jambi dan tempat menginduknya Breeder Ega.
“Riky dan timnya sangat membantu,” ujarnya kepada Tribunjambi.com beberapa hari yang lalu.
Ega sendiri mendirikan Nyayu Guppy Fams sejak bulan September 2020 kemarin. Di bawah bimbingan Riki dan Team, Ega tidak butuh waktu lama untuk sukses.
Baca juga: 90 Desa Siap Siaga Bencana, Puncak Musim Hujan Diprediksi November - Desember
Baca juga: Saat Ditemukan, Ada Banyak Darah di Sekitar Taufik, Warga Merangin Ditemukan Tewas di Kamar Mandi
Baca juga: Viral Video Syur Mirip Gisel,Mbak You Terawang Nasib Artis G :Sesama Wanita Saya Prihatin & Kasihan
Di bulan pertama, sebagian tim dari Guppy Fams Jambi turun tangan langsung untuk membina Ega dan timnya.
Baru di bulan kedua Ega sudah mulai bisa mandiri untuk mengurus pembudidayaan ikan guppynya.
Tidak hanya masalah teknis, urusan pemasaran, ketersediaan pakan hingga pengiriman juga di handle oleh Riky sebagai tempat menginduknya breeder Ega.

Di sini Ega cuma bertugas memelihara hingga menghasilkan ikan guppy yang layak jual.
Walaupun hanya memelihara, tapi tidaklah semudah yang dibayangkan.
Karena pemeliharaannya sendiri berawal dari pemilihan air yang tepat, indukan yang tepat, penanganan ketika ikan sakit hingga proses pemijahannya, sampailah anakan ikan guppy tadi layak untuk dijual.
Mahasiswa semester tiga Universitas Muhammadiyah ini menceritakan, untuk membuat pembudidayaan ini dia menghabiskan uang tabungannya hingga Rp 50 juta.
“Melihat hasilnya aku optimis bisnis ini akan sukses,” ujarnya
“Apalagi kalau melihat breeder-breeder sebelum saya, mereka sudah sukses saat ini,” tutur Ega.
Itulah yang membuat Ega berani untuk menggunakan uang tabungan yang telah dia kumpulkan selama ini.