Tips Kesehatan
11 Obat Sakit Diabetes Bahan Herbal, untuk Menurunkan Gula Darah
Tumbuhan dan turunan tumbuhan di bawah ini telah digunakan secara tradisional oleh penduduk asli dalam pengobatan diabetes di daerah mereka
6. Sylvestre Gymnema
Gymnema sylvestre juga digunakan dalam pengobatan ayurverd tradisional.
Tanaman ini tumbuh di hutan tropis India bagian selatan dan tengah, dan telah dikaitkan dengan penurunan glukosa darah yang signifikan.
Beberapa penelitian pada hewan bahkan telah melaporkan regenerasi sel pulau kecil dan peningkatan fungsi sel beta.
Baca juga: Obat Demam Anak Usia 0-6 Bulan, Pakai Cara Praktis Berikut
7. Momordica Charantia atau karela
Momordica Charantia menggunakan berbagai nama dan berasal dari beberapa daerah di Asia, India, Afrika dan Amerika Selatan.
Dipasarkan sebagai charantia, juga dikenal sebagai karela atau karolla dan pare.
Ramuan ini dapat disiapkan dengan berbagai cara berbeda, dan mungkin dapat membantu penderita diabetes dengan sekresi insulin, oksidasi glukosa, dan proses lainnya.
Efek akut pada kadar glukosa darah juga telah dilaporkan.
8. Ocimum sanctum
Ocimum sanctum adalah ramuan yang digunakan dalam praktik ayurverdis tradisional, dan umumnya dikenal sebagai basil suci.
Uji klinis terkontrol menunjukkan efek positif pada glukosa postprandial dan puasa, dan para ahli memperkirakan bahwa ramuan tersebut dapat meningkatkan fungsi sel beta, dan memfasilitasi proses sekresi insulin.
9. Opuntia streptacantha atau kaktus pir berduri
Opuntia streptacantha (nopal) umumnya dikenal sebagai kaktus pir berduri di daerah kering tempat ia tumbuh.
Penduduk gurun Meksiko secara tradisional menggunakan tanaman untuk mengontrol glukosa.
Pengambilan glukosa usus dapat dipengaruhi oleh beberapa sifat tanaman, dan penelitian pada hewan menemukan penurunan yang signifikan pada glukosa postprandial dan HbA1c.
Sekali lagi, untuk memvalidasi kaktus pir berduri sebagai sarana efektif untuk membantu pasien diabetes, diperlukan uji klinis jangka panjang.
10. Sylibum marianum atau milk thistle
Sylibum marianum juga dikenal sebagai milk thistle, dan merupakan anggota keluarga aster.
Silymarin mengandung konsentrasi tinggi flavinoid dan antioksidan, beberapa di antaranya mungkin memiliki efek menguntungkan pada resistensi insulin.
Peran milk thistle dalam kontrol glikemik masih sedikit dipahami.
Baca juga: Obat Kuat dari Bahan Makanan Sehari-hari - Daging, Salmon, Kerang, Bawang Putih hingga Apel
Baca juga: Cara Mengobati Asam Lambung dengan Kunyit, Perhatikan Efek Sampingnya Ya!
11. Trigonella foenum graecum atau fenugreek
Trigonella foenum graecum dikenal sebagai fenugreek dan ditanam secara luas di India, Afrika Utara, dan sebagian Mediterania.
Ini juga merupakan bagian dari pengobatan Ayurverdic, dan digunakan secara luas dalam memasak.
Dari beberapa uji coba non-terkontrol yang telah dilakukan pada penderita diabetes tipe 2, sebagian besar melaporkan peningkatan kontrol glikemik. Studi lebih lanjut tentu diperlukan.
Herbal lebih lanjut yang telah dipelajari, dan mungkin memiliki efek positif untuk pasien diabetes meliputi:
Berberine
Cinnamomym tamala
Kari
Eugenia jambolana
Gingko
Phyllanthus amarus
Pterocarpus marsupium
Solanum torvum dan
Vinca rosea
(diabetes.co.uk)
Artikel ini telah tayang di Tribunjogja.com dengan judul 11 Herbal atau Rempah Penurun Gula Darah untuk Obat Diabetes Secara Alami
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/11102019_diabetes.jpg)