Pilpres Amerika Serikat

Enggan Beri Selamat ke Joe Biden, Donald Trump Bakal Rusak 124 Tahun Sejarah AS yang Sudah Tercipta

Jika pemilu diibaratkan sebagai perang antar tentara yang berlawanan, maka pidato konsesi atau penyerahan kekuasaan adalah penjanjian

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Istimewa
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. 

McCain mencatat bahwa Obama merupakan presiden kulit hitam pertama di Amerika Serikat.

Baca juga: Brigjen TNI Supriyono Minta Prajurit Korem 042/Gapu Jadi Contoh Penerapan Protokol Kesehatan

Baca juga: Cara Menghilangkan Lemak yang Bikin Perut Buncit, Tak Perlu Sedot Lemak Cuma Butuh 10 Menit

Baca juga: Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp 5.000 Jadi Rp 1.004.000 per gram, Buyback Rp Rp 897.000

Adapun presiden petahana terakhir yang kalah dalam pemilihan ulang untuk periode kedua adalah George HW Bush.

Seperti yang lainnya, dia mendesak orang Amerika agar merelakan pemilihan dan bersatu di belakang lawannya, Bill Clinton dalam pidato konsesi.

Kemudian dalam pidato konsesinya tahun 2016, Hillary Clinton berbicara tentang betapa menyakitkan kekalahan pemilu.

Tapi dia juga mendesak para pendukungnya untuk memberi Trump kesempatan.

"Donald Trump akan menjadi presiden kami. Kami berhutang budi padanya dan kesempatan untuk memimpin," kata Hillary kala itu.

"Demokrasi konstitusional kami mengabadikan transfer kekuasaan secara damai dan kami tidak hanya menghormatinya, kami menghargainya," tambahnya.

Menanggapi laporan bahwa Trump tidak akan menyerah, Andrew Bates, juru bicara kampanye Biden mengatakan: "Rakyat Amerika akan memutuskan pemilihan ini. Dan pemerintah Amerika Serikat sangat mampu mengawal penyusup keluar dari Gedung Putih."

Howell mengatakan tidak ingin berspekulasi tentang apakah Trump pada akan memberikan pidato konsesi.

Farris mengatakan, Amerika akan menerima pukulan keras jika Trump menolak mengakui kekalahan secara terbuka.

Tapi jika Trump enggan pun, itu tidak mengherankan.

"Amerika tidak suka pecundang," kata Farris.

Tetapi pidato konsesi mungkin menarik naluri transaksional Trump, karena itu bisa memberinya hal baik lain.

"Saya kira ini menjadi salah satu pidato konsesi yang kurang ramah yang pernah kami dengar," kata Farris.

(Tribunnews/Ika Nur Cahyani)

Halaman
1234
Sumber: Tribun Sumsel
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved