Walau Sementara Kalah, Trump Akan Menang Pilpres AS, Ini Hitungan dan Penyebabnya, Tapi Berbahaya

Apakah Trump masih punya kemungkinan menang dari Joe Biden? Jawabannya kemungkinan Trump menang masih terbuka lebar.

Editor: Rohmayana
ist
Pilpres AS Joe Biden dan Donald Trump 

Mari kita ambil contoh. 

Baca juga: Ini Jadwal Sidang Tiga Mantan DPRD Provinsi Jambi, Cornelis Buston, AR Syahbandar, & Chumaidi Zaidi

Di negara bagian California, Trump menang dengan 7,7 juta suara. 

Dan di California ada 55 elektor. 

Lantaran memakai prinsip winner takes it all, maka 55 elektor di California itu diambil alih seluruhnya oleh Joe Biden

Lalu mengapa Joe Biden bisa unggul dan akan menang walau baru menang di 21 negara bagian, sedangkan Trump di 23 negara bagian. 

Hal itu tentu saja karena Joe Biden menang di negara bagian yang memiliki jumlah elector lebih banyak ketimbang negara bagian di mana Trump menang. 

Baca juga: Setelah Hari LIDA Terkenal, Ayah-Ibunya Kedatangan Banyak Tamu dan Hadiah

Fatamorgana Merah

Sementara itu, fenomena fatamorgana merah bakal terjadi apabila trump mendeklarasikan kemenangan lebih awal. 

Apa itu fatamorgana merah

Melansir The Guardian pada Sabtu (31/10/2020), skenario bencana terburuk pemilu AS dapat terjadi, dengan kasus kehilangan suara, pemberontakan bersenjata, dan potensi krisis lainnya di ribuan yurisdiksi lokal pada 3 November.

Namun, dapat lebih buruk lagi dengan Trump memimpin jumlah suara pemilihan dan mendeklarasikan kemenangannya sebelum semua suara dihitung, pada Selasa malam (3/11/2020).

Para analis menganggap hal itu adalah bahaya yang paling masuk akal terjadi dan tanda-tanda ocehan Trump itu kataya sudah dimulai.

Baca juga: Membludak, Sejak Dibuka Tahap Kedua, Bantuan UMKM di Muarojambi Diserbu Banyak Pendaftar

Namun, menurut mereka disinformasi itu dapat dihindari dengan meningkatkan kesadaran publik tentang kebenaran penghitungan suara pemilu. Skenario terburuk itu disebut juga sebagai "fatamorgana merah".

"Fatamorgana merah dikenal seperti penjahat super dan itu sama bahayanya," kata Mantan Menteri Perumahan dan Pengembangan Kota Amerika Serikat era pemerintahan Barack Obama, Julian Castro, dalam sebuah video yang direkam sebagai pengumuman layanan publik kepada para pemilih pekan ini.

“Pada malam pemilihan, ada kemungkinan nyata bahwa data akan menunjukkan Partai Republik memimpin lebih awal, sebelum semua suara dihitung. Kemudian mereka dapat berpura-pura sedang terjadi sesuatu yang jahat saat jumlah (suara) berubah mendukung Demokrat," ujar Castro.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved