VIDEO: Dijanjikan Anak-Anaknya Terima PNS, Ibu Rumah Tangga Serahkan Rp 21 Juta, Akhirnya Tragis
SMenjadi abdi negara atau PNS tampaknya masih menjadi impian besar bagi sebagian rakyat Indonesia. Namun terkadang untuk mencapainya pakai jalur
TRIBUNJAMBI.COM - Menjadi abdi negara atau PNS tampaknya masih menjadi impian besar bagi sebagian rakyat Indonesia.
Namun terkadang untuk mencapainya, banyak orang yang malah memilih jalan pintas.
Seperti yang terjadi pada seorang ibu bernama Mesakh Lattan.
Ia ingin sekali anak-anaknya menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Baca juga: Indonesia Terancam? ICMI Sebut Kunjungan Petinggi Negara ke Indonesia Berkaitan dengan Perang Dunia
Baca juga: BPOM Tindak 113 Kasus Obat dan Makanan Ilegal di Jambi, Nilainya Rp 1 Miliar Lebih
Baca juga: Sekda Sarolangun Sidak ke Tiga OPD, Ada yang Tidak Masuk Tanpa Izin, Setelah Libur Panjang
Sampai datanglah seorang pria yang menjanjikan kepada Mesakh, dapat mengurus keempat anaknya menjadi ASN.
Syaratnya, ia harus menyetor uang sebesar Rp 21 juta.
Meski Mesakh telah menyetor uang tersebut, namun anak-anaknya tak kunjung menjadi ASN.

Sampai kemudian polisi turun tangan.
Korban merupakan warga Kelurahan Aplasi, Kecamatan Kota Kefamenanu.
Mesakh kehilangan uang sebesar Rp 21 Juta atas tindakan Wilhelmus Sasi.
Informasi yang dihimpun media ini di Kefamenanu, Minggu (31/10) menyebutkan, kasus tersebut terjadi sejak bulan Oktober 2019.
Saat itu, pelaku menjanjikan kepada korban untuk mengurus keempat anaknya supaya menjadi Aparatur Sipil Negara ( ASN).
Namun, syaratnya Mesakh harus menyetor uang sebesar Rp 21 juta.
Tergiur dengan iming-iming tersebut, Mesakh memenuhi permintaan pelaku dengan memberikan uang sebanyak dua kali.
Pertama pada tanggal 2 Oktober 2019 uang sebesar Rp 15.750.000. Selanjutnya, pada tanggal 4 Oktober 2019 sebesar Rp. 5.250.000.