Anggota Pol PP Kaget Temukan Beberapa Terapis dan Pelanggan Tanpa Busana di Griya Pijat Eiffel

Anggota Satpol PP Tangerang Selatan menggerebek griya pijat Eiffel, di kawasan Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, pada Jumat (23/10/2020) kemarin.

Editor: Rahimin
dokumentasi Satpol PP Tangsel
Satpol PP Tangerang Selatan menggerebek griya pijat Effel yang buka di tengah penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Penggerebekan dilakukan di kawasan Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, pada Jumat (23/10/2020) sore. 

TRIBUNJAMBI.COM - Anggota Satpol PP Tangerang Selatan menggerebek griya pijat Eiffel, di kawasan Bintaro Sektor 7, Pondok Aren, pada Jumat (23/10/2020) kemarin.

Penggrebekan itu dilakukan saat penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). 

Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangsel Muksin Al Fachry menjelaskan, dalam penggerebekan itu petugas mendapati 15 terapis.

Sebagian di antara terapis itu ditemukan sedang melayani pelanggan dalam keadaan tidak berbusana.

Baca juga: Istri Polisi Jadi Tersangka Kasus Investasi Bodong, Imingi Belasan Emak-emak Dapat Bunga Besar

Baca juga: Survei IPI, Masyarakat Indonesia Semakin Takut Dalam Menyampaikan Pendapat

Baca juga: Peneliti ICW Heran Bawaslu Loloskan Mantan Koruptor Maju Pilkada di Dua Daerah Ini

"Ada 16 wanita. 15 terapis dan satu kasir. Kami temukan beberapa sedang pijat dan tidak berbusana baik laki maupun terapis," ujar Muksin saat dihubungi Kompas.com, Sabtu (24/10/2020).

Muksin menjelaskan, anggotanya juga mendapati 15 orang pria dalam penggerebekan griya pijat itu. Jumlah itu terdiri dari satu orang manajer, tiga office boy, dan 11 pelanggan.

"Seluruhnya kita bawa ke kantor Satpol PP Tangsel untuk dimintai keterangan, termasuk terapis dan pelanggannya," kata Muksin.

Adapun para terapis dan pelanggannya sudah dipulangkan ke rumah masing-masing setelah dimintai keterangan dan pendataan.

Baca juga: Museum Sejarah Nabi Muhammad SAW di Jakarta Utara Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta

Baca juga: Daftar 17 Wilayah Merasakan Guncangan Dari Gempa Pangandaran 5,9 Magnitudo, Warga Berhamburan Keluar

Baca juga: Pemilihan Presiden Digelar 2020, Elektabilitas Ganjar Paling Tinggi, Prabowo Urutan Kedua

"Seharusnya kita kirim pusat rehabilitasi sosial di Pasar Rebo. Cuma karena masih tutup karena Covid-19, jadi tidak bisa kirim ke sana," tutup Muksin.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Gerebek Griya Pijat Eiffel di Bintaro, Satpol PP Tangsel Temukan Terapis dan Pelanggan Tak Berbusana", 

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved