Istri Polisi Jadi Tersangka Kasus Investasi Bodong, Imingi Belasan Emak-emak Dapat Bunga Besar

Investasi bodong dan arisan online yang dilakukan seorang istri polisi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, dilaporkan ke polisi.

Editor: Rahimin
Istimewa
Emak-emak di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) Kaltim yang jadi korban investasi dan arisan online saat melapor ke Polres PPU, Sabtu (17/10/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM - Investasi bodong dan arisan online yang dilakukan seorang istri polisi di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, dilaporkan ke polisi.

Istri politi tersebut, YT (34) ditetapkan kasus investasi bodong dan arisan online.

Dalam aksinya, pelaku mengiming-imingi belasan emak-emak yang akan berinvestasi dengan bunga besar.

“Pelaku menjanjikan investasi dengan bunga besar dan arisan online tapi semuanya fiktif,” ungkap Kasat Reskrim Polres PPU, Iptu Dian Kusnawan saat dihubungi Kompas.com, Minggu (25/10/2020).

Baca juga: Survei IPI, Masyarakat Indonesia Semakin Takut Dalam Menyampaikan Pendapat

Baca juga: Fenomena Alam La Nina Denny Darko Ramal Soal Bencana dari Air Peringatan yang Mencari Nafkah di Laut

Baca juga: Peneliti ICW Heran Bawaslu Loloskan Mantan Koruptor Maju Pilkada di Dua Daerah Ini

Dian mengatakan, sudah 17 emak-emak yang melapor ke Polres PPU terkait arisan dan investasi bodong tersebut.

Dari 17 laporan tersebut, korban masing-masing menunjukan bukti setoran dengan nilai uang bervariasi.

“Jika ditotal semua kerugian berkisar Rp 200 juta dari semua pelapor itu,” terang dia.

Dian meminta kepada para korban yang mengalami hal serupa agar melapor ke Polres PPU dengan membawa bukti-bukti setoran uang.

Modus pelaku mengiming-imingi korban dengan istilah uang besar melalui arisan online dan investasi sekali bayar.

Untuk investasi, pelaku menjanjikan bunga 100 sampai 200 persen dalam waktu singkat.

Pelaku meyakinkan korban dengan mempublikasi nama-nama member yang dananya telah dicairkan melalui media sosial Facebook sehingga terkesan transparan.

Baca juga: Museum Sejarah Nabi Muhammad SAW di Jakarta Utara Bakal Jadi Ikon Baru Jakarta

Baca juga: Resmi Menikah, Kevin Aprilio Menyebut Alasan Unik Sahkan Vicy Melanie di Tengah Pandemi Covid-19

Baca juga: Daftar 17 Wilayah Merasakan Guncangan Dari Gempa Pangandaran 5,9 Magnitudo, Warga Berhamburan Keluar

Praktik culas ini telah dijalani pelaku sejak 2019 lalu. Saat ini, tersangka YT ditahan di Mapolres PPU.

Dia dikenakan Pasal 28 UU Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) juncto Pasal 378 KHUP tentang tindak pidana penipuan dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Istri Polisi di Kaltim Jadi Tersangka Investasi Bodong dan Arisan Online Rp 200 Juta
iOS: https://apple.co/3hXWJ0L

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved