UMKM Jambi

Pelaku UMKM Ini Membuat Pempek Khas Jambi, Penasaran?

Saat ini dia memproduksi Pempek khas Jambi, yang pemasaranya juga menggunakan jaringan Toko Oleh-oleh Khas Jambi Pak DJ.

ist
Susilawati, satu diantara karyawan Toko oleh-oleh Khas Jambi Pak DJ 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Susilawati, satu diantara karyawan Toko Oleh-oleh Khas Jambi Pak DJ tersenyum sumringah saat Tribunjambi.com menggunjungi toko oleh-oleh di kota Jambi tersebut.

Sambil menunggu pemilik Toko Oleh-oleh Khas Jambi Pak DJ, Susilawati mengatakan, selain bekerja di sini, dia juga sebagai pelaku UMKM Jambi.

Saat ini dia memproduksi Pempek khas Jambi, yang pemasaranya juga menggunakan jaringan Toko Oleh-oleh Khas Jambi Pak DJ.

Di sebelah kiri meja kasir terdapat terdapat Showcase atau kulkas transparan. Disana produk Pempek Susi berjejer rapi, terdisplay dengan baik.

Baca juga: VIDEO Jual Beli Senapan Serbu di Nabire Papua Secara Ilegal, Oknum Anggota Brimob Ditangkap

Baca juga: Batasi Pengunjung, Debat Publik Pilgub Jambi Hanya Bisa Disaksikan di Sini

Baca juga: Chord Kunci Gitar Yang Terdalam - Peterpan, Takan Lelah Aku Menanti

Kemudian Susi memperlihatkan pempeknya yang telah dikemas rapi menggunakan plastik yang divakum, sehingga membuat pempeknya menjadi tahan lama.

Susi yang memulai usahanya sejak pertengahan 2018 silam mengatakan, jika dikemas seperti ini dan dimasukan ke dalam kulkas, pempeknya bisa bertahan selama satu bulan.

“Jika dikemas biasa, walaupun dimasukan ke dalam kulkas hanya bisa bertahan tiga sampai empat hari. Karena kita tidak memakai pengawet,” ujarnya kepada Tribunjambi.com beberapa hari lalu.

Selain di Toko Oleh-oleh Khas Jambi Pak DJ, Susi juga memasarkan produknya secara online. Memanfaatkan aplikasi Facebook dan Instagramm, Susi rajin memposting daganganya di sana.

Untuk pemesanan secara online bisa menghubungi nomor WA 0852 6666 2400.

Mengusung brand Halal Rasoe Susi mengaku, penjualannya lebih banyak dari pemasaran menggunakan media sosial ketimbang di outlet.

Di media sosial kebanyakan konsumen pesan untuk dibawa ke luar kota. Sehingga pengemasan juga berbeda dengan yang di taruh di outlet-outlet.

Untuk pengemasan keluar kota lebih berbentuk paketan dengan mengunakan kardus persegi panjang sebagai kemasan luarnya.

Wanita berhijab yang tinggal di bagan pete ini mengatakan untuk pengemasan seperti ini, pempeknya tahan empat sampai lima hari.

Satu paket untuk keluar kota dijual susi mulai dari harga Rp 100 ribu.

“Paket Rp 100 ribu berisi 50 pempek,” tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved