Siswi SMP Main Gila dengan Kakak Ipar, Bayi Laki-laki Malang Dibuang di Belakang Puskesmas

Hubungan gelap siswi SMP di Sumenep terungkap setelah melahirkan bayi laki-laki. Bayi itu ditemukan Busiya dan Ibrahim di belakang Puskesmas Gapura.

Editor: Teguh Suprayitno
NET
ilustrasi 

Siswi SMP Main Gila dengan Kakak Ipar, Bayi Laki-laki Malang Dibuang di Belakang Puskesmas

TRIBUNJAMBI.COM - Hubungan gelap siswi SMP di Sumenep terungkap setelah melahirkan bayi laki-laki.

Ironisnya, bayi yang memiliki berat badan 2,8 kilogram, tinggi 47 cm dengan lingkar kepala 34 cm itu justru dibuang.

Beruntung, bayi itu ditemukan Busiya dan Ibrahim di belakang Puskesmas Gapura pada Jumat (18/9).

Saat itu keduanya hendak mencari rumput sekitar pukul 08.00 WIB.

Terungkapnya kasus tersebut berdasarkan laporan polisi A/15/IX/RES.1.24/2020/Jatim/Res Sumenep/Sek Gapura, tanggal 18 September 2020.

Berdasarkan proses penyelidikan, polisi menduga sang kakak ipar AD dan siswi SMP YF telah membuang bayi hasil hubungan gelap.

"Yang membuang dan yang menghamili adalah kakak iparnya sendiri," kata Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutionimgtyas pada Minggu (18/10/2020).

Baca juga: Polisi Ungkap Sosok Eko, Warga Sukoharjo yang Nekat Bunuh Kerabat Presiden Jokowi, Kesal Soal Hutang

Sementara itu, Kapolres Sumenep AKBP Darman menuturkan, YF melahirkan di rumahnya sendiri pada 18 September 2020.

"Setelah melahirkan, dia minta tolong ke AD untuk mengurus bayi. Kemudian AD menaruh bayinya di dalam kardus, dan ditaruh di belakang pagar Puskesmas Gapura," terang Darman kepada SURYAMALANG.COM (grup TribunJakarta) pada Rabu (21/10/2020).

Darma menegaskan, kecurigaan warga terhadap cinta terlarang ini ketika melihat perut YF yang membesar karena hamil.

Lebih lanjut Darman menuturkan, terbongkarnya cinta terlarang siswi smp dan kakak ipar itu setelah kelahiran bayi tersebut.

Hubungan badan antara YF dan AD ini sudah dilakukan sejak lama, tetangga mulai curiga setelah perut YF membesar karena hamil.

ilustrasi anak SMP Hamil
ilustrasi anak SMP Hamil (ist)

"Saat melahirkan YF ini sendirian tidak ada yang membantu, karena ini merasa aib si YF ini jarang keluar rumah. Posisi saat melahirkan di dalam kamar rumahnya, ari-arinya dipotong pakai pisau," kata Darman.

Setelah mendapat laporan warga, polisi langsung datang ke TKP dan menyelidiki bayi tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved