Positif Corona Jambi Tambah
IDI Jambi Wanti-wanti Meningkatnya DBD di Tengah Pandemi Covid, Deri: 'Harus Aware'
Deri Mulyadi, Ketua IDI Jambi menyampaikan antisipasi dan kewaspadaan harus lebih ditingkatkan saat Covid-19 mewabah.
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Nani Rachmaini
"Kami profesional pun merasa tidak dilibatkan secara optimal."
"Walaupun kita tidak dilibatkan secara optimal, tetap berusaha untuk berkontribusi."
"Tetapi kita tidak didayagunakan. Jadi dipikir, di mana masalahnya," ungkap Deri.
"Sedihnya di situ, itu yang saya maksud. Itu clue-nya di sana. Jadi kalau mulai dari atas salah sampai ke bawah juga salah."
"Kalau dari atas sudah care dan fokus, sampai ke bawah pasti akan seperti itu."
"Sebenarnya kita sudah jauh-jauh hari memberikan solusi, pikiran-pikiran," jelasnya.
Deri mengatakan bukan hanya dirinya saja, para profesional khususnya, sebelumnya sudah berjibaku mengingatkan pemerintah.
"Jadi ya sudah lah, saya nggak mau ngomong ke belakang lagi," ujarnya saat membahas lonjakan kasus Covid-19 di Jambi.
Ketua IDI Jambi: Harus Terintegrasi, Kalau Tidak Jambi Bisa Jadi Zona Hitam
Faktanya kasus Covid-19 semakin meningkat mengikuti pola nasional. Akan terus ada peningkatan bukan hanya sekedar kecenderungan saja.
Dan itu juga diikuti di daerah. Angka tren peningkatan ini juga mengikuti tren dari pusat. Daerah ada juga pola untuk peningkatannya.
"Ini bisa jadi zona hitam jika dibiarkan seperti itu, bukan zona merah lagi," kata Deri Mulyadi, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Jambi, saat dihubungi melalui telepon, Selasa (06/10/2020).
"Sebetulnya sudah kita sampaikan dari awal pikiran dan tindakan yang nyata untuk melakukan pencegahan."
"Ada bentuk testing, tracking, juga treatment sudah kita sampaikan."
"Persoalannya untuk koordinasi dan pelaksanaannya itu tidak betul," ujar Deri.