Ibadah Umrah Telah Dibuka, 29 Jamaah Batanghari Menjadi Prioritas
Jamaah Kabupaten Batanghari mendapatkan angin segar pascakembali dibukanya ibadah umrah oleh otoritas Arab Saudi.
Penulis: A Musawira | Editor: Rahimin
TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Jamaah Kabupaten Batanghari mendapatkan angin segar pascakembali dibukanya ibadah umrah oleh otoritas Arab Saudi.
Maret 2020 ada 29 orang calon jamaah umrah, asal Batanghari ditunda keberangkatannya akibat pandemi Covid-19.
Kasi Haji dan Umrah Kementrian Agama Kabupaten Batanghari, Helmi mengatakan, pihaknya baru menerima surat edaran dari Kanwil Kemenag Provinsi Jambi, terkait penyelenggara ibadah umrah yang sudah kembali dibuka oleh pemerintah Arab Saudi.
”Untuk tata cara pelaksanaan sendiri akan dilakukan secara bertahap dengan jumlah kuota jemaah yang dibatasi,” kata Helmi kepada Tribunjambi.com.
Baca juga: Taqy Malik akan Nikahi Sherel Thalib, Sempat Menikah 3 Bulan dengan Salmafina Sunan lalu Bercerai
Baca juga: 15 Orang Pasien OTG di Muarojambi Dinyatakan Sembuh
Baca juga: Razia di Tebo, Seratusan Orang Terjaring Karena Tidak Memakai Masker
Selain itu, Kementrian Agama sendiri akan prioritaskan keberangkatan jemaah umrah yang beberapa waktu lalu sempat tertunda.
"Dimana khusus Kabupaten Batanghari sendiri, 29 jemaah yang Maret lalu sempat mengalami penundaan keberangkatan umrah," ujarnya.
Sementara itu, Helmi mengimbau agar masyarakat yang ingin melaksanakan ibadah umrah ini dapat bersabar sampai adanya edaran terbaru dari pemerintah pusat terkait kepastian jumlah yang batasi tersebut.